banner 468x60

2075 Sekolah Gagal Ikutkan Muridnya Ikut SNMPTN

384 views
iklan

Penakita | SURABAYA – Jumlah sekolah yang gagal mengikutkan siswanya mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) bertambah. Jika sebelumnya hanya 1897 sekolah (data terakhir Selasa, 12/2/2013), kini menjadi 2075 sekolah se-Jatim dari total 4053 sekolah di Jatim yang tak daftar di pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS).

Humas Panitia SNMPTN ITS Ismaini Zain memastikan, 178 sekolah yang tidak melengkapi data siswanya ini otomatis tercoret dalam daftar peserta SNMPTN. Ini tentu sangat disayangkan karena SNMPTN mempunyai kuota tertinggi penerimaan mahasiswa baru, yakni 50 persen dari total kuota.

Sedangkan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) atau tes tulis sebanyak 30 persen, dan jalur Program Kemitraan dan Mandiri diberi kuota 20 persen. “Saya sudah tanyakan ke panitia SNMPTN pusat kalau tidak melengkapi administrasi seperti nilai raport siswanya tidak bisa mengikuti. Tapi kalau tinggal verifikasi siswa masih diberi kesempatan,” ungkapnya.

Sampai Selasa pagi (12/2/2013), tercatat 19.396 siswa SMA/MA/SMK di Jatim  sudah menyelesaikan verifikasi online. Itu artinya siswa-siswa tersebut berhak mengikuti SNMPTN mendatang.

Jumlah tersebut memecahkan rekor tertinggi se-Indonesia. “Data untuk siswa yang sudah verifikasi se- Indonesia ada 132.238 siswa, berarti Jatim sudah lebih dari 10 persen nasional,” tambah Ismaini.

Verifikasi siswa bisa dilakukan hingga 6 Maret 2013. Meski demikian, Isma, panggilan akrabnya, menyarankan sebelum tanggal itu sudah terselesaikan semua agar tidak mengalami kendala teknis.

Untuk verifikasi ini, siswa  mendaftar menggunakan NISN dan password yang diberikan kepala sekolah pada waktu verifikasi data di PDSS login ke http://snmptn.ac.id. Setelah masuk, lalu mengisi biodata. Siswa dan orang tua/wali.
Setelah data dikonfirmasi kebenarannya, lalu mengisi pilihan PTN dan program studinya.

“Masing-masing siswa hanya bisa memilih dua program studi. Dan di sana kami sudah menyediakan seluruh program studi pilihan berikut PTN lengkap dengan daya tampungnya,” beber Isma.

Setelah dipilih, siswa pelamar harus mengunggah pasfoto resmi terbaru. Dan khusus siswa program studi ilmu seni dan keolahragaan harus mengunggah portofolio atau dokumen bukti keterampilan yang diisi kepala sekolah.

Setelah proses ini dilakukan, kepala sekolah harus memberikan rekomendasi kepada siswa yang sudah mendaftar SNMPTN. Setelah itu siswa pelamar bisa mencetak kartu peserta SNMPTN 2013.

Mengenai adanya desakan untuk mengundur pendaftaran sekolah, Isma tidak bisa memutuskan. “Kami belum dapat instruksi dari pusat, jadi jadwalnya tetap berlaku seperti perencaannya,” pungkasnya.

author