banner 468x60

38.830 Siswa SMP di Surabaya Bakal Ikuti UN!

405 views
iklan

soalPenakita | SURABAYA – Tidak kurang dari 38.830 pelajar SMP/ MTS/ SMPLB Surabaya bakal hadapi ujian nasional (UN) mulai Senin (12/4/2013) mendatang. Rinciannya, sebanyak 35.763 siswa jenjang SMP, dan 3.067 jenjang MTS.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya, Dr Ikhsan SPsi MM mengatakan, untuk jenjang SMP/ MTS/ SMPLB ini total ada 293 sekolah penyelenggara UN, dan 62 sekolah penggabung. Sementara jumlah ruang ujian, Ikhsan menuturkan, totalnya mencapai 1.924 ruangan.

Ikhsan berharap pelaksanaan UN SMP/ MTS/ SMPLB di Surabaya jauh lebih baik, dan tidak ada kendala serius. Ia mengharapkan tidak ada lagi indikasi kecurangan yang dilakukan siswa, guru, maupun pihak sekolah lainnya.

“Nah, untuk penjagaan dan pengawasan, kami menyiapkan kurang lebih 4.795 orang pengawas ruang. Jumlah ini kami perkirakan dari jumlah ruang ujian dikali dua orang pengawas,” tutur Ikhsan kepada PENAKITA.com, Jumat (19/4/2013).

Mantan Kepala Bappemas Surabaya ini menambahkan, pada Senin mendatang, baik pihak siswa sebagai peserta UN dan pengawas UN, harus sama-sama memahami mekanisme ujian. Terutama, ungkap Ikhsan, mengenai soal dan lembar jawaban UN (LJUN) yang tahun ini berbarkode.

“Saat ujian semua harus teliti memeriksa. Jika nanti peserta UN menerima naskah soal dan LJUN yang rusak atau cacat, maka harus secepatnya diganti dengan satu set naskah dan LJUN yang baru. Jadi bukan mengganti soalnya saja atu LJUN-nya saja. Dua-duanya harus diganti,” beber Ikhsan.

Selanjutnya, papar Ikhsan, kalau ada kekurangan soal dan LJUN, bisa langsung diambilkan dari soal dan LJUN cadangan. “Tapi kalau siswa atau pengawas baru tahu ada kerusakan soal pada pertengahan jam ujian, soal dan LJUN itu juga harus segera diganti dengan yang baru, tapi dengan mengerjakan nomor soal selanjutnya saja, tidak perlu mengulang dari awal,” paparnya. ika

author