banner 468x60

495 Siswa di Jatim Terancam Tidak Bisa Ikut UN

120 views
iklan
Sekretaris Panitia UN Dindik Jatim, Azis Budi Hariyanto

Sekretaris Panitia UN Dindik Jatim, Azis Budi Hariyanto

Penakita | SURABAYA – Sekretaris Panitia UN Dindik Jatim, Azis Budi Hariyanto mengatakan, meski anggaran sudah siap dicairkan persoalan UN belum juga rampung. Sebab, Daftar Nominasi Tetap (DNT) yang telah dirilis pusat mengalami selisih hingga 495 peserta.

Terakhir, pada 1 April pukul 21.30 pusat merilis DNT ke panitia provinsi sebesar 1.659.155 peserta. Jumlah ini menurun dari DNT yang dikirim pusat sebelumnya yang mencapai 1.659.650 siswa.

“Kami tidak mengetahui betul mengapa DNT ini masih error. Saya memperkirakan ada penambahan setelah finalisasi secara bertahap ini dilakukan. Tetapi kenyataanya justru berkurang,” tutur Azis yang juga menjabat sebagai Kepala UPT Tekkomdik Dindik Jatim, kepada PENAKITA.com, Selasa (2/4/2013).

Secara rinci, DNT ini terbagi untuk jenjang SMA/MA sebanyak 221.588 siswa, SMK sebanyak 179.409 siswa, dan SMALB sebanyak 170. Selain itu untuk jenjang SMP/MTs sebesar 543.088 siswa, SMPLB sebanyak 272 siswa, dan SD/MI/SDLB sebanyak 651.120. Sementara untuk DNT ujian kejar paket terdapat jumlah peserta sebanyak 63.508 siswa.

Azis menambahkan, jika dalam pelaksanaan UN tiba dan terdapat siswa yang belum terdaftar di DNT. Panitia UN Provinsi tidak bisa disalahkan, sebab pendaftaran baik secara online maupun manual yang mengajukan adalah daerah langsung ke pusat. Besaran jumlah siswa yang didaftarkan juga sesuai dengan pengajuan daerah.

“Kalau tidak terdaftar tentu tidak memiliki nomor ujian. Dalam hal ini provinsi tidak dapat bertanggung jawab. Sebab kami sama sekali tidak bisa menambahi atau mengurangi data yang diajukan,” ujar Azis.

Error data ini, diungkapkannya tidak hanya terjadi di Jatim, melainkan seluruh provinsi juga mengalami hal yang sama. ika

author