banner 468x60

5 Persen Kuota Siswa Miskin di Sekolah Swasta

455 views
iklan

Penakita | SURABAYA – Setelah diberlakukan di sekolah negeri, ketentuan menerima siswa asal keluarga miskin juga diberlakukan di sekolah swasta. Dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran mendatang (2013-2014), Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya menetapkan kuota 5 persen murid di sekolah swasta mendaftar melalui program mitra warga.

“Kami hanya berusaha mengimplementasikan Perda nomor 16 tahun 2012 tentang penyelenggaraan pendidikan,” tutur Kepala Dindik Surabaya, Dr Ikhsan S Psi MM, kepada PENAKITA.com, Rabu (8/5/2013).

Tak hanya itu, jika tahun lalu pembagian lembaga sekolah dibagi berdasarkan kecamatan saja, tahun ini didasarkan pada kawasan. Sedikitnya terdapat lima kawasan, yakni kawasan Surabaya Pusat, Utara, Selatan, Barat, dan Timur. Masing-masing kawasan terdiri atas empat hingga delapan sekolah pemprogram mitra warga.

Bagi para siswa calon pendaftar program mitra warga, hanya perlu membawa surat keterangan miskin (SKTM) dan kartu keluarga (KK) Surabaya ke sekolah yang dituju. Nantinya panitia dan tim sukse PPDB akan melakukan pengecekan database yang dimiliki oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Selanjutnya, pihak sekolah dan tim juga melakukan survei ke rumah para calon pendaftar.

“Hasilnya, nanti digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan, apakah siswa tersebut berhak masuk dalam kuota lima persen ini,” papar Ikhsan.

Namun, ketika ditanya langkah yang akan dilakukan bila ada sekolah yang tidak mematuhi aturan itu, Ikhsan tidak bisa memberikan jawaban tegas. “Kami berharap semua punya itikat baik yang baik untuk mematuhi perda ini,” ujarnya diplomatis.

Bagaimana pula dengan sekolah yang sudah selesai melakukan proses penerimaan siswa baru? Ikhsan pun tidak bisa memberikan sanksi tegas apabila mereka tidak melaksanakan ketentuan lima persen ini. “Pokoknya kami harapkan mereka semua bisa melaksanakan perda penyelenggaraan pendidikan,” cetusnya berkelit. ika

author