banner 468x60

Ada Sekolah Terima Buku Paket Kurikulum Berlebih. Tapi Tak Bisa Dialihkan

349 views
iklan

sidak buku M NuhPenakita | SURABAYA – Distribusi buku paket Kurikulum 2013 di Surabaya masih banyak yang kacau. Ada sekolah yang menerima dalam jumlah kurang, ada pula yang kelebihan.

Di SD Khadijah misalnya. Dari jumlah siswa kelas I sebanyak 98 orang yang nantinya menerapkan kurikulum baru tersebut, hanya mendapat kiriman buku paket sebanyak 65 buah. Sehingga masih ada kekurangan bagi 33 siswa.

Jumlah yang sama diperoleh sekolah tersebut untuk siswa kelas IV. Padahal jumlah siswa kelas itu sebanyak 99 murid.

Sedang di SDN Panjangjiwo II yang hanya menerima delapan orang murid kelas I justru mendapat kiriman 25 buku paket. Dan buku yang diterima untuk kelas IV juga sama, 25 paket. Padahal di sekolah itu kelas IV hanya ada 19 siswa.

“Kelebihan buku-buku itu akan kami simpan di perpustakaan. Sebab, serah terimanya dari pusat memang sejumlah itu,” kata Yayik Sunaryati, Kepala SDN Panjangjiwo II.

Dihubungi terpisah, Eko Prasetyaningsih, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan (Kabid Dikdas Dindik) Kota Surabaya menegaskan kelebihan buku itu memang tidak bisa dialihkan ke sekolah lain yang kekurangan. Pasalnya, ketika buku itu diterima oleh pihak sekolah, ada berita acara yang dibuat.

“Ada berita acara dari pusat, jadi tidak boleh dipindahkan dan akan disimpan di perpustakaan sekolah,” ujar Eko.

Pernyataan senada dilontarkan Salamun, Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Jawa Timur (LPMP Jatim). Ditekankan Salamun, kelebihan buku tetap dibiarkan di sekolah yang bersangkutan. Namun, bila ada kelebihan dalam jumlah banyak, maka harus melapor ke dinas kabupaten/kota masing-masing.

“Kalau sedikit biarkan saja, tapi kalau banyak harus lapor ke Dindik kota atau kabupaten setempat,” tutur Salamun.  adi

author