banner 468x60

Akhirnya Soal UN Siswa Inklusi Pakai Braile!

440 views
iklan
Drs Nuryanto MSi, Kabid Pendidikam TK,SD dan PK

Drs Nuryanto MSi, Kabid Pendidikam TK,SD dan PK

Penakita | SURABAYA – Kabar gembira bagi para siswa berkebutuhan khusus (SBK) dengan ketunaan netra di sekolah inklusi di Jawa Timur. Sebab, pada ujian nasional (UN) tahun 2013 ini soal UN akan menggunakan huruf braile.

Hal ini diungkapkan oleh Kabid TK/ SD/ PK Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur, Nuryanto, Selasa (9/4/2013). Nuryanto mengatakan, keputusan tersebut berdasarkan surat edaran dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) pada akhir Maret 2013 lalu.

“Jadi siswa sekolah inklusi tidak perlu lagi iri dengan siswa SLB yang sudah pakai braile lebih dulu. Ini merupakan bentuk kepedulian Gubernur Jawa Timur dan Kepala Dindik Jawa Timur terhadap SBK di sekolah inklusi ini. Sejak tahun lalu Kepala Dindik terus mendesak pemerintah pusat dan BSNP untuk memberikan layanan yang baik kepada SBK ini. Alhamdulillah, akhirnya BSNP luluh juga dan mengabulkan permintaan agar naskah UN SBK tunanetra pakai huruf braile,” beber Nuryanto ketika ditemui PENAKITA.com di kantornya, (9/4/2013).

Soal UN berhuruf braile ini, lanjut Nuryanto, akan memudahkan para SBK tuna netra dalam ujian nanti. Selain, tidak perlu dibantu guru pendamping untuk membacakan soal ujian, waktu pengerjaan juga akan menjadi lebih hemat dan cepat. Kini mereka hanya membutuhkan satu guru pendamping saja untuk membantu mengisikan jawaban pada LJUN-nya.

“Kalau dulu kan ada dua guru pendamping, yang satu membacakan, dan yang satunya mengisikan jawaban di LJUN. Ini kan membutuhkan waktu yang lama, jadi kasian mereka. Tahun ini perlu satu guru pendamping saja. Nanti hal itu pihak sekolah yang mengatur,” papar Nuryanto.

Total jumlah SBK tunanetra tingkat SMA di Jawa Timur hanya satu orang, asal SMAN 10 Surabaya. Begitu juga di jenjang SMP, hanya ada seorang siswa peserta saja, asal Banyuwangi. Sementara untuk jenjang SD, tidak ada SBK tunanetra.

“Tapi kalau yang SDLB, siswa tunanetranya ada 32 siswa. Kalau SDLB dari dulu sudah pakai braile,” tandas Nuryanto. ika

author