banner 468x60

Alumni ITB Bantu 200 Siswa Tidak Mampu

410 views
iklan

Ikatan-Alumni-ITBPenakita | BANDUNG – Bagi lulusan SMA yang minat masuk Institut Teknologi Bandung (ITB) tapi berasal dari keluarga tidak mampu sekarang tidak perlu khawatir. Pasalnya, Ikatan Alumni ITB memberi peluang bagi lulusan SMA sederajat ini melalui penyaluran beasiswa untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi favorit tersebut.

Tak tanggung-tanggung, Ikatan Alumni ITS menyiapkan beasiswa bagi 200 siswa tidak mampu yang nantinya masuk ITB. “Selama ini, ITB dianggap sebagai perguruan tinggi eksklusif yang hanya bisa dijangkau masyarakat kaya. Melalui alumni ITB peduli pendidikan ini kami ingin mengembalikan pandangan bahwa ITB milik semua kalangan,” kata Koordinator Alumni ITB Peduli Pendidikan, Eddy Purnomo.

Eddy menambahkan, beasiswa yang disiapkan tersebut meliputi biaya perkuliahan dan biaya hidup. Diperkirakan setiap penerima beasiswa mendapat sekitar Rp 500.000 per bulan. Namun, jumlah tersebut masih akan disesuaikan kebutuhan.

Menurut Eddy, nilai itu memang sudah standar, tetapi akan dilihat dulu kebutuhan terutama biaya indekos, karena harga per bulan tidak sama.

Untuk mendapatkan beasiswa, lanjut Eddy, calon mahasiswa harus menyertakan surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang ditandatangani orangtua dan aparat desa. “Hanya sekadar keterangan saja. Satu lembar cukup, asalkan ada tandatangan dari pihak keluarga dan desa. Setelah itu akan ada seleksi lagi, karena kami tidak mau ada orang yang sebenarnya mampu tetapi masuk dalam program ini,” tandasnya.

Gagasan untuk melakukan program Alumni ITB Peduli Pendidikan ini, tutur Eddy, bermula dari keprihatian terhadap penilaian masyarakat yang menilai ITB merupakan perguruan tinggi eksklusif. “Dari situlah kemudian muncul gagasan untuk melakukan terobosan, yakni Alumni ITB Peduli Pendidikan. Jadi, bagi siapa pun dari latar belakang apa pun punya kesempatan mengenyam pendidikan di ITB,” ujarnya.

Sebelumnya, biaya pendidikan di ITB sangat mahal yakni sekitar Rp 50 juta hingga Rp 100 juta sebagai uang pangkal. Tetapi, saat ini tidak lagi dipungut uang pangkal.

Sosialisasi program Alumni ITB Peduli Pendidikan akan dilakukan di sejumlah daerah di Indonesia. Selama ini pihak ITB sudah mendatangi sedikitnya 16 sekolah di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Menurut dia, program tersebut akan dilakukan rutin setiap tahun, karena pendidikan sangat penting bagi kemajuan bangsa dan negara. dde

author