banner 468x60

Asal Suka, Semua Bisa Belajar Arsitektur

526 views
iklan

Penakita | SURABAYA – Puluhan anak-anak usia 4 hingga 12 tampak asyik mengikuti lomba yang digelar Smarch Architecture Course yang diadakan di Atrium Ciputra World Surabaya (CWS), Sabtu (9/2/2013). Kegiatan itu antara lain berupa Spelling Bee Architecture, ARCH – Race, dan lomba menggambar cepat.

Spelling Bee Architecture adalah mengeja kata atau istilah arsitektur. Seperti arsitektur itu sendiri, patung, dan sejenisnya. Pada Arch-Race, anak-anak diajak untuk jalan-jalan ke pos-pos dan kemudian dari pos itu diminta melakukan perintah. Dan yang mengerjakan perintah bakal mendapat poin berupa bendera.

Salah satunya, berlomba cepat membentuk tumpukan gelas menjadi bangunan tanpa jatuh. “Horeee, aku menang. Ayo kita pasang pialanya bersama-sama di kelas,” kata Fauzan, salah satu peserta, siswa dari lembaga kursus Smarch Architecture Surabaya.

Cherlyn. Maria Levina Hidajat, Principal Smarch Architecture, menjelaskan kegiatan ini merupakan unjuk diri bagi siswa Smarch sekaligus menguatkan mereka tentang arsitektur. Melihat aksi anak-anak tentang arsitektur itu membuat pengunjung yang membawa anak-anak tertarik.

Menurut Vina, belajar arsitek tidak harus bakat. Semua bisa melakukannya, asalkan anak itu menyukainya atau senang melakukannya.

author