banner 468x60

Atasi Kekurangan Guru, Sejumlah SD Diregrouping

393 views
iklan

Penakita | SURAKARTA – Moratorim penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada tahun 2011, ternyata berdampak pada kurangnya guru sekolah dasar (SD) di Kota Surakarta. Penyebab lain adalah karena sejumlah guru sudah pensiun.

“Selain moratorium, juga adanya para guru yang memasuki masa purna tugas. Jumlahnya ada seratus lebih, dan ini jumlah yang besar,” tutur Rakhmad Sutomo, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemkot Surakarta, Sabtu (9/2/2013).

Untuk mengatasi kekurangan guru SD tersebut, menurut Rakhmad, pihaknya melakukan langkah regrouping terhadap sekolah yang minim siswa digabung dengan sekolah yang berada di dekatnya.”Diharapkan dengan begitu sedikit banyak bisa menolong,” katanya.

Kebijakan ini, lanjutnya, cukup efektif untuk mengatasi kekurangan guru. Untuk tahun 2012 lalu ada enam SD yang diregrouping. Sedang tahun ajaran 2013-2014 mendatang juga masih akan ada regrouping SD lagi.

Selain regrouping, pihak Dispora Surakarta juga melakukan mutasi guru dari sekolah yang kelebihan guru ke sekolah-sekolah yang kekurangan guru. “Bahkan kami pernah mewacanakan memindah guru SMP dan SMA ke SD. Namun karena ada yang menentang, kami batalkan,” pungkasnya.

author