Mahasiswa Unesa Lolos Olimpiade Sains Pertamina

SURABAYA РMahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) lolos dalam seleksi  Olimpiade Sains Nasional Pertamina (OSN-Pertamina) 2011 wilayah Jawa Timur. Mereka berhak bersaing dalam OSN-Pertamina tingkat nasional yang diselenggarakan di Universitas Indonesia pada 1- 4 November 2011.

Mahasiswa Unesa yang lolos OSN Pertamina 2011 itu adalah Yusron Feriadi (peringkat 9 dalam Kompetisi Fisika), Anggi Hairina Hanum (peringkat 2 Kompetisi Kimia), Jepi Isnanto (peringkat 7 Kompetisi Kimia), dan Nurul Aini (peringkat 9 Kompetisi Kimia).

Pada penyelenggaran OSN-Pertamina 2011, panitia melakukan serangkaian pengembangan dalam teknis pelaksanaan kompetisi, yaitu jalur best theory dan best presenter. Selamat berjuang mahasiswa pejuang citra kampus Unesa!

Inilah Peraih Medali OPSI

JAKARTA – Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) yang diselenggarakan sejak 7 Oktober akhirnya selesai. Sejumlah juara baru muncul dari masing-masing kategori lomba, yaitu kategori sains dasar, kategori sains terapan, serta kategori IPS dan Humaniora.

Medali emas untuk kategori sains dasar diraih Amelia Nugrahaningrum dan Krisnanto Wibowo dari SMA Negeri 1 Yogyakarta, Dini Pramesti, Alina Listiyani Prayogo, dan Andang Kurniawan dari SMA Negeri 2 Bantul. Lalu, Phebe Anggita Gultom, Almira Rahmaida, Prillye Deasy Octaviantie Gultom dari SMA Unggulan MH Thamrin, Jakarta.

Sementara itu, untuk kategori sains terapan, peraih medali emas adalah Ni Made Erika Suciari dan I Dewa Ayu Sudiari Dewi dari SMA Negeri 3 Denpasar. Kemudian peraih emas juga, Ida Ayu Agung Saraswati dan Ni Wayan Ari Anindita Sari dari SMA Negeri 3 Denpasar. Terakhir Anggraini Wisnu Wardani dan Vianey Nani Karinawati dari SMA Negeri 5 Madiun.

Di kategori IPS dan Humaniora, medali emas diraih Nuri Kurniawan dari SMA Negeri Titian Teras H Abdurrahman Sayoeti Jambi, Damayanti dan Enggardini dari SMA Negeri 3 Semarang. Lalu, Pati Kemala dan Rengga Pamungkas dari SMA Negeri 4 Takengon.

Dirjen Pendidikan Menengah (Dikmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hamid Muhammad mengatakan, semua peserta yang berhasil berangkat ke Jakarta merupakan juara sehingga bagi yang tidak menjadi pemenang tidak perlu berkecil hati.

“Selamat pada semuanya. Selamat juga kepada peserta yang lain. Semua yang sudah dipanggil ke Kemendikbud adalah juara,” kata Hamid, saat memberikan sambutan pada penutupan OPSI 2012, di Gedung A Kemendikbud, Jakarta, Kamis (11/10/2012).

Selanjutnya, ia meminta kepala sekolah dan para guru terus membina siswanya sehingga siswanya semakin terpacu untuk terus berkarya dan berprestasi. Pada tahun ini, Kemendikbud menerima 870 proposal penelitian yang kemudian diadu dalam OPSI.

Ia juga mengungkapkan, pihaknya akan melakukan dukungan pada kegiatan penelitian ini sehingga dapat dimanfaatkan untuk orang banyak nantinya. Dengan demikian akan memotivasi siswa lain untuk ikut serta dalam kegiatan ini. kps

Pemenang Olimpiade Sains Kunjungi Singapura

JAKARTA – Sebanyak tiga siswa Sekolah Dasar (SD) yang berprestasi terbaik dalam ajang Olimpiade Sains Kuark (OSK) 2012 diajak mengunjungi pusat sains di Singapura. Pemenang dalam kompetisi sains untuk menumbuhkan minat anak-anak Inonesia mencintai sains dan menjadi ilmuwan ini berkesempatan melihat-lihat laboratorium penelitian dan pusat sains di Singapura mulai 13 – 16 September 2012.

Sanny Djohan, Direktur PT Kuark Internasional, Jumat (14/9/2012), mengatakan Olimpiade Sains Kuark diiikuti siswa kelas 1-6 SD yang terbuka bagi semua siswa. Pada tahun ini peserta mencapai 86.758 siswa SD dan madrasah ibtidaiyah (MI) dari seluruh Indonesia.

PT Kuar Internasional menerbitkan majalah komiks sains bagi siswa SD. Pembelajaran sains di SD dikemas secara menarik lewat cerita komik dan percobaa-percobaan yang merangsang kecintaan siswa SD pada sains. Pada pelaksanaan final di Jakarta, terjaring 303 finalis. Sebanyak 46 medali diperebutkan, meliputi medali emas, perak, perunggu, serta honorable mention.

“Finalis yang terbaik pada tahun ini mendapat kesempatan mengunjungi pusat sains di Singaputra. Pengalaman ini bisa jadi memacu semangat anak-anak SD kita yang berprestasi di bidang sains untuk mengembangkan sains di Indonesia kelak. Mereka ini generasi masa depan bangsa yang akan membangun Indonesia melalui kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sudah diperkenalkan sejak dini lewat pendidikan,” kata Sanny.

Pelaksanaan OSK untuk level I (kelas 1-2), level 2 (kelas 3-4), dan level 3 (5-6) dilaksanakan sejak 2008. Kegiatan ini antara lain digagas Ilmuwan Fisika Yohanes Surya pada era Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Wardiman Djojonegoro.

Beberapa tahun ini, Rektor Universitas Indonesia sekaligus Ketua Yayasan Gerakan Indonesia Mengajar, Anies Baswedan juga turut mendukung pelaksanaan Olimpiade sains Kuark (OSK). Pelajar yang berprestasi dalam OSK 2012 yang berkunjung ke Singapura yakni Aulia Ramadhani Alifianda (siswa kelas VI SDN 1 Cepu, Blora, Jawa Tengah).

Aulia peraih absolute winner atau peraih nilai tertinggi OSK 2012.   Aulia ikut OSK sejak kelas 2. Sejak 2010-2012, Aulia yang meraih absolute winner. Bocah yang bercita-cita jadi guru fisika ternama di Indonesia ini masuk dalam 15 besar siswa berprestasi di Olimpaide Sains Nasional (OSN) se-Jawa Tengah.

Pelajar SD lainnya adalah Nicholas Salim Prasetya (kelas 3 SD Visi Maniri Jimbaran, Bali). Nicholas meraih medali emas dan nilai tertinggi di levelnya. Bocah yang mau menjadi ilmuwan yang berguna bagi nusantara dan dunia ini pernah meraih juara kedua Bahasa Inggris se-SD Kecamatan dan Juara III Hitung Cepat ketika TK.

Peserta ketiga yakni Sebastianus Ivan Prasditama (kelas 4 SD Palm Kids Purwokerto). Meski pernah tiga kali gagal masuk final OSK, Sebastian tidak menyerah. Perjuangannya membuahkan hasil pada tahun ini dengan meraih medali emas dan nilai tertinggi.
Sebastian pun berkesempatan mendapat hadiah mengunjungi Singapura. Sebastian memiliki deretan prestasi yang mengagumkan. Ketika masih duduk di bangku TK, Sebastian mampu meraih juara favorit lomba mewarnai gambar se-Kabupaten Banyumas.

Pada 2009, Sebastian memenangi berbagai perlombaan Matematika, seperti juara III dalam Lomba Matematika Kategori Kelas 2 SD se-Kabupaten Banyumas. Pada 2011 dan 2012, Sebastian juga masuk 10 besar World Sakamoto Mathematics Championship Wilayah Jawa Tengah.

Sebastian juga menjadi juara II Matematika kategori Kelas 4 SD se-Kabupateen Banyumas pada 2012, juara I Matematika International Mental Arithmetic (IMA) Jawa Tengah 2012, dan juara Harapan III Tingkat Nasional Matematika Gasing pada 2012.
Sanny mengatakan pemenang OSK terbaik ini mengunjungi laboratorium Brand’s Brain Research Center dan Science Center. Mereka juga berkesempatan mengunjungi Universal Studio. Penghargaan bagi peserta OSK terbaik ke Singapura tersebut mendapat dukungan dari BRAND’S Essence of Chicken.

“Kami percaya bahwa pendidikan adalah investasi mempersiapkan diri untuk meraih prestasi di masa depan. Itu sebabnya pendidikan menjadi fokus perhatian kami, dan BRAND’S ingin berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Hal ini selaras dengan apa yang dijalankan Kuark Indonesia melalui OSK, karena kegiatan ini memberi manfaat bagi masyarakat luas, tidak hanya bagi pelajar tapi juga bagi komunitas pendidikan termasuk guru dan orang tua,” kata Indra Laban, General Manager PT Cerebos Indonesia yang merupakan pemasar produk BRAND’S Essence of Chicken. kps