Banyak Demo Timbulkan Kesan Negara Tidak Aman Bagi Investor

gita wirjawan_penaPenakita | MALANG – Menteri Perdagangan (Mendag), Gita Wirjawan berharap mahasiswa tidak terlalu sering menggelar aksi demo. Pasalnya, menurut Gita, dampak demo sangat besar terutama bagi para calon investor yang akan menanamkan modal di Indonesia.

“Demo itu memberikan kesan di mata investor, Indonesia negara yang tidak aman,” ujar Gita saat berkunjung ke Universitas Islam Malang (Unisma), Kamis (19/9/2013).

Di hadapan 2.000 mahasiswa baru (maba) Unisma, Gita menekankan dirinya tidak melarang maba Unisma berdemo jika memang ada ketidakberesan dan hak-hak yang harus diperjuangkan. “Selama tujuannya untuk perbaikan, aksi demo memang diperlukan. Tapi untuk hal-hal kecil, apalagi pesanan orang, ini dampaknya besar ke ekonomi Indonesia. Lebih baik adik-adik belajar saja,” begitu pesan Gita.

Dalam kesempatan itu, Gita menginginkan ada petani, insinyur, guru, dan profesi lain, dari Unisma yang dapat bersaing saat pasar bebas ASEAN 2015. Gita pun sempat menyatakan pujiannya lantaran ada mahasiswa Unisma yang berniat menjadi petani.

“Saya salut! Ada maba Unisma yang menyatakan diri ingin jadi petani. Cita-cita seperti ini yang akan menjadi kekuatan ekonomi Indonesia di masa mendatang,” cetusnya.

Terpisah, Rektor Unisma, Prof Dr Surahmat, mengaku sengaja mengundang Gita Wirjawan untuk memberi semanga bagi maba Unisma. Menurut Surahmat, sosok Gita yang muda, enerjik, dan berwawasan global, akan menjadi panutan para mahasiswanya ketika mulai menjalani kehidupan kampus nanti.

“Kehadiran Pak Menteri tentu memberikan suntikan moral bagi maba Unisma. Harapannya, anak-anak saya bisa mencontoh beliau dan menjadi pemimpin yang berakhlak dan berwawasan luas,” ucap Surahmat. sum