banner 468x60

Belum Kantongi Izin, SD Aisyiyah Diminta Merger

492 views
iklan
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Ikhsan

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Ikhsan

Penakita | SURABAYA – Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya, Ikhsan meminta SD Aisyiyah Surabaya berhenti beroperasi. Hal ini disebabkan sekolah yang satu ini rupa-rupanya tak memiliki izin pendirian resmi. Keputusan ini, ungkap Ikhsan, tidak lain karena pihaknya ingin menyelamatkan status siswa SD Aisyiyah agar tidak terlantar seperti kasus yang dulu pernah terjadi. Hingga izin pendirian dan operasi itu rampung,Dindik Surabaya meminta SD Aisyiyah melakukan merger dengan sekolah terdekat di daerahnya.

“Kami tidak ingin melakukan penutupan sekolah, karena memang belum ada pendirian resminya. Kami hanya meminta agar sekolah dimerger karena sudah dua tahun berdiri tanpa izin resmi,” ungkap Ikhsan kepada PENAKITA.com, Rabu (10/4/2013).

Ikhsan mengatakan, sampai saat ini berkas-berkas perizinan baik pendirian maupun operasional belum diterima Dindik. Oleh sebab itu, Dindik memberi surat larangan pelaksanaan proses belajar mengajar. Selain itu, Ikhsan mengaku tidak ingin muncul kekecewaan dari wali murid lantaran menyekolahkan anaknya di sekolah tanpa izin resmi.

“Kami khawatir wali murid tidak mengetahui sekolah tersebut belum berizin. Sehingga banyak masyarakat yang memilih untuk menyekolahkan anaknya disana. Kalau tidak dimerger sekarang khawatirnya ada masalah di belakang,” ungkap Ikhsan. ika

author