banner 468x60

Berlangsung Hingga 4 Mei, Tes UTBK Gelombang Pertama Diikuti Hampir 700.000 Peserta

iklan
ILUSTRASI – Tes UTBK

Penakita.com | SURABAYA – Bagi lulusan SMA/SMK kali ini harus menjalani tahapan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) terlebih dulu untuk mendapatkan ‘tiket’ sebagai calon peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Tes UTBK yang dikelola Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) ini terbagi menjadi dua kelompok ujian, yaitu kelompok Saintek (sains dan teknologi) dan kelompok Soshum (sosial dan humaniora).

Menurut Ravik Karsidi, Ketua LTMPT, UTBK akan dilaksanakan dalam dua gelombang. Jumlah total peserta UTBK 2019 gelombang pertama yang diadakan pada 13 April hingga 4 Mei 2019 sebanyak 698.505 peserta.

Dari jumlah peserta UTBK gelombang pertama tersebut, lanjut Ravik, yang mengikuti kelompok ujian Saintek sebanyak 374.641 peserta dan kelompok ujian Soshum sebanyak 323.864 peserta.

Sementara itu, untuk gelombang kedua (11-26 Mei 2019) akan diikuti sebanyak 597.115 peserta, terdiri dari peserta kelompok ujian Saintek sebanyak 304.301 peserta dan 292.814 peserta kelompok ujian Soshum.

“Sebelum mendaftar ke suatu perguruan tinggi, alangkah baiknya jika peserta memahami perguruan tinggi mana saja yang mengalokasikan formasi penerimaan mahasiswa baru 2019 melalui jalur SBMPTN,” ungkap Ravik Karsidi sebagaimana dikutip dari kompas.com.  

Setiap peserta bisa mengikuti tes sebanyak dua kali, baik di jenis yang sama maupun berbeda, dengan membayar Rp 200.000 untuk sekali tes dan dapat dibayarkan melalui bank yang telah ditunjuk.

Masing-masing jenis tes terdiri dari dua aspek soal, Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Potensi Akademik (TPA). TPS mengukur kemampuan peserta dalam hal pengetahuan umum dan kognitif. Sementara TPA menguji penguasaan peserta akan materi pelajaran yang sudah didapat semasa sekolah, sesuai dengan jenisnya masing-masing (saintek atau soshum).

Soal TPA untuk saintek terdiri dari matematika saintek, biologi, fisika, dan kimia. Sedangkan TPA soshum terdiri dari matematika soshum, ekonomi, geografi, sejarah, dan sosiologi.

Fungsi Tes ini berfungsi untuk memprediksi kemampuan calon mahasiswa ketika di kampus nantinya, apakah bisa menyelesaikan studi dengan tepat waktu atau tidak. Hasil UTBK ini nantinya juga dapat digunakan untuk proses seleksi mandiri yang dibuka oleh perguruan tinggi.

Satu hal yang paling penting adalah keberadaannya sebagai syarat untuk mendaftar SBMPTN yang akan dilaksanakan pada Juni mendatang. wid

author