banner 468x60

Bimbel di Surabaya Gratis!

422 views
iklan

Penakita | SURABAYA – Surabaya kembali menjalankan program bimbingan belajar (Bimbel) gratis di seluruh jenjang sekolah, muulai tingkat SD- SMA. Program ini dimaksudkan untuk membekali siswa materi khusus Unas. Bimbel ini gratis untuk seluruh siswa tanpa dipungut biaya tambahan apa pun.

“Saat ini Bimbel gratis di sekolah terus berjalan. Seluruh kebutuhan Bimbel, termasuk tenaga dan materi penunjang serta soal-soal kami cukupi. Silakan manfaatkan betpul Bopda (bantuan operasional pendidikan daerah),” kata Kepala Dinas Pendidikan Surabaya Ikhsan, Jumat (1/2/2013).

Dia menuturkan, program tersebut untuk memberikan pelayanan kepada siswa khusus menghadapi Unas. Ikhsan menegaskan tak akan menoleransi jika ada sekolah baik negeri maupun swasta memungut dana dengan dalih Bimbel siswa itu.

Kepala SDN Kaliasin 1 Samsul Hadi menyampaikan bahwa Bimbel khusus Unas di sekolahnya sudah berjalan sekitar satu bulan terakhir ini. “Kami menyediakan waktu khusus peningkatan materi Unas ini di luar jam pelajaran. Tidak terintegrasi. Kita mulai setelah pulang sekolah,” cetus Samsul.

SD Kaliasin I ini menjadwal Bimbel gratis di sekolahnya ini seminggau tiga kali. Sesuai mata pelajaran yang akan di-Unas-kan. “Kami mengerahkan semua guru yang berkompeten untuk khusus Bimbel ini. Mudah-mudahan siswa kita makin siap,” imbuhnya.

Karena para guru itu mendedikasikan waktunya di luar jam ajar, mereka berhak atas honor tambahan. Namun pihaknya melarang honor tersebut dipungut dari siswa. “Kami anggarkan lewat Bopda berupa peningkatan materi jelang Unas,” tegas Samsul.

Bimbel di sekolah ini sangat berarti. Setidaknya bagi siswa yang selama ini tak ikut Bimbel swasta bisa sangat bermanfaat. Sebab kalau ikut lembaga Bimbel swasta jelas membayar mahal. Namun, bagi yang sudah ikut Bimbel swasta, Bimbel ini akan makin memperkaya pengetahuannya.

Kepala SMPN 1 Surabaya Muchtar juga telah memasukkan peningkatan materi khusus Unas ini ke dalam satuan pelajaran tersendiri. “Tapi kami sediaka waktu khusus di hari Sabtu. Ini semacam eksrakurikuler sekolah. Jadi guru tak perlu honor karena kewajibannya Sabtu masuk,” kata Muchtar.  sry

author