banner 468x60

Buku Ajar Kurikulum 2013 Dibagikan Gratis ke Sekolah-Sekolah

4 views
iklan

muhammad_nuhPenakita | SURABAYA – Sekolah pelaksana kurikulum 2013 terus dimatangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pada tahun ajaran baru nanti, setiap kabupaten/kota akan mendapat jatah 15 sekolah jenjang SD untuk kelas I dan IV, 15 sekolah jenjang SMP kelas VII, dan semua sekolah SMA untuk kelas X.

Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhammad Nuh, kurikulum 2013 tetap dilaksanakan sesuai jadwal secara bertahap dan terbatas. Saat ini pun masih dalam proses pembuatan buku ajar yang akan digunakan sebagai pedoman seluruh penyelenggara pendidikan untuk menjalankan kurikulum 2013.

“Bertahap itu maknanya tidak seluruh kelas, SD untuk kelas I dan IV, SMP untuk kelas VII, dan SMA/SMK untuk kelas X. Nah, ini pun nanti pelaksanaannya terbatas bagi sekolah-sekolah yang siap saja,” kata Nuh kepada PENAKITA.com, Senin (29/4/2013).

Menteri asal Surabaya ini menjelaskan beberapa indikator kesiapan dari sekolah-sekolah pelaksana kurikulum 2013, antara lain sekolah eks RSBI dan sekolah dengan akreditasi A. “Jadi, memang dilaksanakan bertahap dan terbatas,” tegasnya.

Mantan Rektor Institut ITS Surabaya ini pun memaparkan, untuk distribusi buku ajar kurikulum 2013 sendiri tidak akan melibatkan Dinas Pendidikan (Dindik) di provinsi maupun kabupaten/kota. Sesuai rencana, distribusi langsung ditangani Kemendikbud bersama perusahaan yang mencetak buku ajar.

“Buku yang telah dicetak, langsung didistribusikan oleh perusahaan percetakan ke lembaga sekolah. Jadi, buku ini tidak lagi mampir ke Dindik, sehingga langsung ke sekolah,” ungkapnya.

Dengan demikian, Dindik di kabupaten/kota tidak akan lagi dapat menarik ongkos kirim dari Dindik ke sekolah-sekolah.ika

author