banner 468x60

Buku Ajar Kurikulum 2013 Dicetak Setelah Benar-Benar Sempurna

344 views
iklan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, M Nuh

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, M Nuh

Penakita | SURABAYA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), M Nuh mengatakan, saat ini proses penyusunan buku ajar untuk kurikulum baru tengah dikebut untuk memenuhi deadline penyelesaian pada akhir April ini. Setelah penyusunan selesai, buku itu masih akan dicek lagi, dan dilakukan evaluasi.

Nuh bahkan membentuk tim khusus yang bertugas melakukan koreksi terhadap isi buku. Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) juga dilibatkan dalam standarisasi buku ajar tersebut. Setelah itu, pada awal Mei 2013 buku tersebut baru mulai dicetak.

“Kami tidak akan melepas buku itu ke percetakan sebelum benar-benar sempurna berwujud buku. Minggu lalu lelang sudah kami umumkan, jadi awal bulan depan sudah bisa ditentukan siapa yang akan mencetak,” ungkap Nuh kepada PENAKITA.com, Senin (1/4/2013).

Seperti halnya pencetakan naskah Ujian Nasional (UN), Nuh mengatakan, pencetakan buku juga tidak hanya terpusat pada satu perusahaan. Pencetakan buku akan dibagi di beberapa perusahan yang terletak di tujuh hingga delapan wilayah. Ini dilakukan agar pencetakan buku ajar tidak memakan waktu lama, baik dalam proses pencetakan maupun distribusinya.

Selain buku ajar, saat ini kemendikbud juga tengah menyiapkan guru yang akan dilatih sebagai master teacher. Sekarang, lanjut Nuh, Kemendikbud masih melakukan pendataan bagi guru yang akan mengaikuti pelatihan tersebut. Pelatihan guru untuk kurikulum baru akan dilakukan pada Juni–Juli mendatang.

”Pelatihan akan dilaksanakan dua gelombang,”  tegasnya.

Nuh optimistis pelatihan guru bisa dilakukan sebelum kurikulum itu dilaksanakan. Apalagi, kurikulum tidak diterapkan di semua kelas. Ketika kurikulum dilaksanakan, guru sudah siap melaksanakan.ika

author