Calon Mahasiswa UMM Bayar Joki Rp 250 Juta

joki UMMPenakita | MALANG – Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) merupakan favorit calon mahasiswa baru, terutama jurusan Kedokteran dan Ilmu Kesehatan yang telah mendapat akreditasi B dari Kementerian Pedidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Total calon mahasiswa yang ikut tes di Fakultas Kedokteran sebanyak 2.027 orang.

Tak heran bila calon mahasiswa berusaha keras agar bisa masuk ke fakultas tersebut. Dan sebagian diantaranya bahkan menghalalkan segala cara. Namun, upaya curang itu terbongkar, dan 31 orang pelakukanya berhasil diamankan pihak UMM dan kepolisian setempat.

Dari informasi yang dikumpulkan dari para pelaku, untuk menggunakan jasa joki ini calon mahasiswa harus mengeluarkan beaya antara Rp 200 juta sampai Rp 250 juta. “Istilahnya fasiltas VVIP, mereka bayar demikian mahal. Tapi menurut mereka transaksi dilakukan orangtua calon mahasiswa,” kata Fauzan, Pembantu Rektor II UMM.

Petunjuk lain yang diperoleh dari para pelaku, jaringan perjokian di UMM dikendalikan dari jarak jauh.
Dalam praktiknya, ada dua penghubung yang sengaja didaftarkan menjadi peserta ujian.

Mereka masuk ke dalam ruang ujian dilengkapi kamera kecil. Sesaat setelah menerima kertas soal, kedua penghubung ini memotretnya dan mengirimkan kepada ‘koordinator’ joki.

Soal itu kemudian dikerjakan dari luar oleh sang ‘koordinator’. “Soalnya dikirimkan lewat kamera dan dikerjakan dari luar ruang ujian. Dari pelacakan ada dua lokasi yang digunakan para pelaku,” beber Fauzan.

Jawaban dikirim setelah 20 menit sejak soal dibagikan lewat alat komunikasi yang sudah dibagikan. Jawaban dalam bentuk kode suara khusus seperti morse. Jawaban A dengan satu kali bunyi ‘tut’, jawaban B dengan dua kali suara ‘tut’, begitu seterusnya. sum