Mahasiswa UPN Veteran Surabaya Terima Beasiswa Indonesia Cerdas, Rektor Akhmad Fauzi Ungkapkan Keinginannya

Prof Dr Ir H Akhmad Fauzi MMT, Rektor UPN Veteran Surabaya, saat menyerahkan beasiswa disaksikan Marnala Edison PS, Pimpinan Cabang BRI Kusuma Bangsa Surabaya (kiri)

Penakita | SURABAYA – Sebanyak 40 mahasiswa dari berbagai fakultas di UPN Surabaya menerima beasiswa dari Bank BRI. Pemberian beasiswa itu diharapkan bisa memudahkan mahasiswa menyelesaikan pendidikan dengan lebih cepat.

“Saya melihat diantara penerima beasiswa ada yang duduk di semester 7. Saya harap pemberian beasiswa ini bisa membuat mahasiswa semangat dan mempercepat masa studinya agar cepat lulus,” tegas Prof Dr Ir H Akhmad Fauzi MMT, Rektor UPN Veteran Surabaya, Jumat (21/12/2018).

Pernyataan itu dilontarkan Fauzi di hadapan para mahasiswa penerima beasiswa di Ruang Bromo Rektorat UPN Veteran Surabaya. Ditambahkan pula, makin cepat mahasiswa menyelesaikan pendidikannya, makin cepat pula punya kesempatan untuk memperoleh pekerjaan.

Sebab, lanjut Fauzi, persaingan dunia kerja saat ini semakin berat. Dengan asumsi jumlah perguruan tinggi di seluruh Indonesia sekitar 334 PTN dan PTS, dan bila masing-masing perguruan tinggi meluluskan 100 orang setiap tahun, maka  ada sedikitnya 33.000 sarjana baru tiap tahun.

“Padahal UPN saja, setiap tahun meluluskan sekitar 1.000 sarjana setiap tahun,” begitu ungkapnya.

Dalam kesempatan itu Fauzi juga berharap agar Bank BRI memberi kesempatan seluas-luasnya pada mahasiswa UPN Veteran untuk magang di bank pemerintah tersebut. “Selain itu, juga tentunya lebih baik lagi bila ada kesempatan untuk ikut rekrutmen di Bank BRI,” tuturnya. dit

Wardah Berikan Dana Pendidikan ke Pemkot Surabaya, Tri Rismaharini Berkomentar Seperti Ini

Suci Hendrina, PR Manager Wardah (kiri) menyerahkan secara simbolik dana bantuan pendidikan kepada Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya di Atrium Plaza Tunjungan Surabaya.

Penakita | SURABAYA – Bekerja di industri kreatif seperti bidang kecantikan diyakini bakal bisa memperoleh manfaat jangka panjang. Sebab, industri kreatif menuntut seseorang untuk selalu menggali hal-hal baru yang bisa digunakan untuk kepentingan masyarakat luas.

“Karena itu saya yakin industri kreatif itu nggak akan ada matinya,” begitu tegas Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya usai menerima secara simbolis donasi pendidikan dari Wardah Kosmetik, Jumat (2/11/2018).

Meski begitu, wanita yang akrab disapa Risma ini menegaskan, untuk bisa eksis maka perlu kolaborasi dengan banyak pihak. “Gandeng tangan itu perlu. Kalau itu bisa dilakukan pasti bisa menjalankan industri kreatif ini dengan bagus. Sebab, tak ada orang yang tampil jelek,” tandasnya.

Beasiswa sebesar Rp 200 juta itu diserahkan secara simbolik oleh Suci Hendrina, PR Manager Wardah kepada Risma di acara Wardah Days yang diselenggarakan di Atrium Tunjungan Plaza 3 Surabaya. “Dana pendidikan itu kami serahkan sepenuhnya kepada Pemkot Surabaya untuk pengelolaannya,” ujar Suci Hendrina kepada penakita.com.

Menurut Suci, penyerahan beasiswa tersebut merupakan awal kerjasama Wardah dengan Pemkot Surabaya. Kerjasama dalam bentuk lainnya diharapkan bakal terjalin di masa mendatang.

“Ini merupakan gerbang untuk langkah selanjutnya,” tutur Suci.

Dalam kesempatan tersebut, Suci tidak menutup kemungkinan adanya alokasi dana pendidikan yang langsung diperuntukkan pada lembaga pendidikan di luar yang dikelola Pemkot Surabaya. “Karena Pemkot Surabaya tidak lagi berwenang pada lembaga pendidikan setingkat SMA/SMK, bisa jadi nanti kami langsung bersinergi dengan lembaga pendidikan setingkat SMA/SMK, dan kalangan perguruan tinggi,” ungkapnya.

Intinya, ditekankan Suci, Wardah ingin menunjukkan kepedulian pada dunia pendidikan. “Kegiatan-kegiatan yang kami lakukan dalam bentuk kompetisi di bidang kecantikan itu juga dimaksudkan untuk menjaring talenta muda yang berminat di bidang industri kreatif ini,” katanya.

Dalam setiap kegiatan kompetisi, lanjut Suci, Wardah terlebih dulu akan memberikan pelatihan dan pembekalan yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk berkarya di bidang kecantikan. “Bisa memberikan tampilan yang baik tentu akan menunjang profesionalitas kerja,” cetusnya. dit

Ratusan Mahasiswa Berprestasi dari 7 Perguruan Tinggi Jajal Peluang Dapat Beasiswa Djarum Plus

Ratusan mahasiswa berprestasi dari berbagai perguruan tinggi jalani seleksi untuk dapat Beasiswa Djarum Plus.

Penakita | SURABAYA – Djarum Beasiswa Plus kembali memberi kesempatan pada para mahasiswa di seluruh Tanah Air untuk mendapatkan bantuan bea pendidikan selama satu tahun. Dan untuk tahun 2018-2019 ini agenda seleksi penerima Djarum Beasiswa Plus yang dilaksanakan di Jx Internasional Expo, Selasa (10/7/2018) diikuti sekitar 945 mahasiswa.

Peserta seleksi berasal dari tujuh perguruan tinggi, yaitu dari Universitas Airlangga, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, dan Institut Teknologi Sepuluh November. Selain itu juga ada mahasiswa dari Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Universitas Surabaya, dan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya.

“Seleksi di Surabaya ini merupakan bagian dari seleksi yang diselenggarakan di lebih dari 50 kota di seluruh Indonesia,” kata Laksmi Lestari, Program Associate Bakti Pendidikan Djarum Foundation.

Secara keseluruhan pendaftar Djarum Beasiswa Plus 2018/2019 mendekati 13.000 orang. “Persyaratan dasar yang harus dipenuhi peserta, antara lain berasal dari perguruan tinggi yang bermitra dengan Djarum Beasiswa Plus. Juga memiliki IPK pada semester III minimal 3,00, dan  aktif berorganisasi,” ungkapnya.

Dalam proses seleksi ini para peserta menjalani rangkaian tes selama tiga hari. Dimulai dengan tes tertulis untuk menguji kompetensi akademik, peserta yang lolos kemudian mengikuti tes selanjutnya yakni Group Assignment Test serta wawancara individu.

“Mereka berkesempatan untuk mendapatkan kesempatan bergabung dalam Program Djarum Beasiswa Plus dan meraih banyak benefit sebagai bekal di masa depan,” tegasnya.

Menurut Laksmi, generasi muda saat ini semakin tertarik untuk mengembangkan keterampilan lunak (soft skills) yang bisa didapatkan dengan menjadi Beswan Djarum (istilah untuk penerima Djarum Beasiswa Plus). sum