Sehari Tayang, Air Mata Terakhir Bunda Disaksikan 6.000 Penonton

Workshop Film AMTB-20131003_penakitaPenakita | SURABAYA – Film Air Mata Terakhir Bunda (AMTB) disambut hangat masyarakat penikmat film di Tanah Air. Informasi yang diperoleh PENAKITA.com, saat tayang di hari pertama, Kamis (3/10/2013), film produksi RK23 Pictures ini disaksikan oleh sedikitnya 6.000 penonton.

“Data yang kami peroleh, film ini kemarin (Kamis, 3/10/2013) ditonton 6.000 orang. Ini pencapaian yang luar biasa. Dan tentu sangat menyenangkan karena masyarakat menyambut positif film ini,” tutur Kirana Kejora, penulis novel AMTB saat dihubungi PENAKITA.com, Jumat (4/10/2013).

Informasi lain yang diperoleh PENAKITA.com, film yang didukung sejumlah nama besar seperti Happy Salma, Vino G Bastian, Rizky Hanggono, dan Tabah Panemuan ini di Surabaya diputar di Studio 21 di City of Tomorrow, Surabaya Town Square, Tunjungan, dan Royal Plasa. Sedang di Sidoarjo, film ini bisa disaksikan di New Star Cineplex Sidoarjo Town Square (Sitos).

AMTB yang seluruh proses produksinya dilakukan di kota Sidoarjo ini adalah sebuah film yang sangat menyentuh yang menonjolkan bernilainya keluarga. Film dengan durasi 100 menit ini diperkuat dua bintang cilik pendatang baru asal Sidoarjo, Ilman Lazulfa dan Reza Farhan yang masing-masing berperan sebagai tokoh Delta kecil, dan tokoh Iqbal kecil.

“Film ini akan menggerakkan hati siapa pun untuk mengingat Ibunda kita masing-masing,” ujar Erna Pelita, produser AMTB.

AMTB merupakan novel ketujuh yang dihasilkan penulis asal Sidoarjo ini. Menurut Kirana, enam novelnya juga sempat ditawar sejumlah produser untuk difilmkan. Namun, semuanya tidak kelanjutannya.

“Jadi sebetulnya ketika itu saya sudah dalam kondisi puncak kelelahan. Jadi ya sudahlah kalau memang tidak ada yang berminat mau gimana lagi. Yang penting bagi saya adalah berkarya dan itu tak akan pernah berhenti,” cetus Kirana.

Ketika ada tawaran datang untuk karya novelnya berjudul AMTB, Kirana sempat merespons tanpa semangat. Namun, ketidakyakinan itu berlanjut jadi sebuah kejutan sewaktu Erna Pelita, produser RK23 Pictures menyatakan keseriusannya untuk menggarap AMTB.
Kirana makin terperangah saat mengetahui sejumlah aktor dan aktris yang bakal mendukung film tersebut.

“Nama-nama yang disodorkan produser betul-betul aktor dan aktris yang punya karakter kuat di bidangnya. Saya sangat surprise menghadapi ini semua,” ungkapnya. ari

Penakita Gelar Lomba Komentar Film Air Mata Terakhir Bunda

workshop film Air Mata Terakhir Bunda_PenakitaPenakita | SURABAYA – Dalam rangka mendukung film Air Mata Terakhir Bunda (AMTB), PENAKITA.com menggelar lomba bagi peserta Workshop Film AMTB yang digelar di Atrium City of Tomorrow (City) Surabaya, Kamis (3/10/2013). Peserta harus melakukan upload foto atau video rekaman kegiatan workshop itu ke Fanpage : penakitadotcom atau penakita.com.

“Peserta workshop sudah kami minta merekam seluruh rangkaian kegiatan, yang bisa dilakukan pakai kamera handphone atau SLR, serta kamera video. Setelah upload di status fanpage, peserta juga harus menuliskan komentarnya tentang kegiatan workshop maupun film yang sudah disaksikannya tersebut,” ujar Ari Prabowo, Ketua Panitia Workshop Film AMTB.

Ditambahkan Ari, komentar yang ditulis di status fanpage tidak perlu panjang-panjang. “Cukup 200 karakter. Yang penting berisi komentar terkait kegiatan workshop maupun film AMTB. Selanjutnya kami akan pilih tiga komentar terbaik sebagai pemenangnya,” imbuh Ari Prabowo.

Peserta diberi kesempatan melakukan upload hingga Kamis (10/10/2013). “Jangan lupa LIKE lebih dulu fanpage-nya. Komentar harus disertai foto atau rekaman video pendukung yang menarik. Nama pemenangnya akan kami umumkan pada Sabtu (12/10/2013),” tandas Ari.

Pemenang akan mendapat hadiah senilai masing-masing Rp 200.000 yang disediakan Taxi Bosowa selaku pendukung acara Workshop Film AMTB. “Upload bisa dilakukan maksimal Kamis (10/10/2013) pukul 23.59 WIB,” cetusnya.

Lomba upload komentar film AMTB ini bisa diikuti siswa SMK maupun peserta workshop lainnya, seperti kalangan pustakawan, komunitas film, serta dari Dewan Kesenian Sidoarjo. “Workshop Film AMTB diikuti sekitar 120 peserta. Apabila semua mereka melakukan upload di Facebook masing-masing tentu informasinya segera menyebar ke teman di daftar Facebook mereka. Ini wujud dukungan kita pada sebuah film yang berkualitas, film yang mendidik,” tegas Ir Masich Prasetyo, Pemimpin Redaksi PENAKITA.com.

Menurut pria yang akrab disapa Mas Pras ini, film AMTB patut didukung seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga Jawa Timur. “Lebih khusus lagi penduduk Sidoarjo, serta mereka yang tinggal di sekitar Sidoarjo seperti Surabaya dan kota-kota lain. Bukan semata karena film ini proses syutingnya dilakukan di daerah ini. Tapi, AMTB memang sarat pesan positif yang patut kita jadikan pelajaran bersama,” katanya. adi

Novel Ke-Tujuh Difilmkan, Kirana Kejora Menangis. Ini Alasannya!

workshop Film AMTB_PenakitaPenakita | SURABAYA – Kirana Kejora, penulis novel Air Mata Terakhir Bunda (AMTB) mengaku menangis begitu karya sastranya tersebut benar-benar hadir di layar lebar. Derai air mata itu tumpah ketika ibu dua anak ini hadir dalam Gala Premier AMTB di Jakarta, Senin (30/9/2013) lalu.

“Saya tak bisa menahan tangis ketika cerita ini akhirnya benar-benar difilmkan. Waktu saya duduk di gedung bioskop dan menyaksikan nama saya muncul setelah nama Mas Endri (Endri Pelita, sutradara AMTB) saya langsung terpaku. Saya seakan tak percaya pada kenyataan ini,” begitu kisahnya di hadapan peserta Workshop Film AMTB di Atrium City of Tomorrow (Cito) Surabaya, Kamis (3/10/2013).

AMTB merupakan novel ketujuh yang dihasilkan penulis asal Sidoarjo ini. Menurut Kirana, enam novelnya juga sempat ditawar sejumlah produser untuk difilmkan. Namun, semuanya tidak kelanjutannya.

“Jadi sebetulnya ketika itu saya sudah dalam kondisi puncak kelelahan. Jadi ya sudahlah kalau memang tidak ada yang berminat mau gimana lagi. Yang penting bagi saya adalah berkarya dan itu tak akan pernah berhenti,” cetus Kirana.

Ketika ada tawaran datang untuk karya novelnya berjudul AMTB, Kirana sempat merespons tanpa semangat. Namun, ketidakyakinan itu berlanjut jadi sebuah kejutan sewaktu Erna Pelita, produser RK23 Pictures menyatakan keseriusannya untuk menggarap AMTB.

Kirana makin terperangah saat mengetahui sejumlah aktor dan aktris yang bakal mendukung film tersebut. “Nama-nama yang disodorkan produser betul-betul aktor dan aktris yang punya karakter kuat di bidangnya. Saya sangat surprise menghadapi ini semua,” ungkapnya.

Lebih lanjut Kirana menyatakan, dirinya sering berdialog dengan Endri Pelita, sutradara AMTB dalam upaya menghidupkan sosok-sosok dalam cerita AMTB. “Saya bersyukur, dialog kami selalu lancar hingga proses produksi tuntas,” beber Kirana.

AMTB yang seluruh proses produksinya dilakukan di kota Sidoarjo ini adalah sebuah film yang sangat menyentuh yang menonjolkan bernilainya keluarga. Film dengan durasi 100 menit ini diperkuat dua bintang cilik pendatang baru asal Sidoarjo, Ilman Lazulfa dan Reza Farhan yang masing-masing berperan sebagai tokoh Delta kecil, dan tokoh Iqbal kecil.

“Film ini akan menggerakkan hati siapa pun untuk mengingat Ibunda kita masing-masing,” ujar Erna Pelita. adi