banner 468x60

“Dana BOS Tidak Bisa untuk Beli Buku dari Penerbit Luar”

607 views
iklan

bantuan-operasional-sekolahPenakita | SURABAYA – Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya mengingatkan bahwa dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak bisa digunakan sembarangan, meski itu untuk membeli buku ajar Kurikulum 2013 yang dirilis penerbit di luar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pasalnya, anggaran untuk buku ini sudah diplot dari dana BOS buku.

“Dalam pencairan BOS buku akan ada petunjuk teknis (juknis) yang mengatur buku apa saja yang boleh dibeli. Kalau sekolah terlanjur beli di penerbit lain, terus sekolah mau pakai dana apa karena sampai sekarang dana BOS buku belum cair,” tegas Eko Prasetyaningsih, Kabid Pendidikan Dasar Dindik Surabaya.

Ditekankan pula, pihak sekolah juga tidak bisa menggunakan dana BOS umum, lantaran berbeda peruntukannya. “Dana BOS ini sudah ada peruntukannya masing-masing, seperti untuk ATK atau pembelanjaan lain. Jadi tidak bisa dipakai untuk beli buku ini,” tuturnya.

Menurut Eko, bagi sekolah yang tidak mendapat pendanaan pemerintah seperti BOS maupun Bopda, hal seperti itu bisa terjadi. “Namun sekolah yang mendapat pendanaan ada aturan yang harus dipakai,” tandasnya sambil mengingatkan pula agar sekolah tidak membebani siswa untuk membeli buku ajar Kurikulum 2013.

Bagi sekolah yang menerapkan kurikulum baru ini secara mandiri, Eko menyarankan untuk mengunduh isi buku di situs Kemendikbud, www.belajar.kemdikbud.go.id, untuk kemudian dicetak atau difotokopi. “Jika menggunakan cara seperti ini bisa diambilkan dari dana ATK di BOS,” ungkapnya. ari

author