• Home »
  • Aktualita »
  • Dapat Lisensi BNSP, Prodi Pariwisata Unmer Malang Bisa Keluarkan Sertifikasi Profesi

Dapat Lisensi BNSP, Prodi Pariwisata Unmer Malang Bisa Keluarkan Sertifikasi Profesi

Ilustrasi

Ilustrasi

Penakita | MALANG – Ini kabar baik bagi mahasiswa Program Studi (Prodi) Pariwisata Universitas Merdeka (Unmer) Malang terkait diserahkannya lisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Dengan demikian, maka Prodi Pariwisata Unmer Malang kini punya wewenang mengeluarkan sertifikasi profesi untuk tiap keahliah khusus di bidang kepariwisataan.

Menurut Prof Dr Anwar Sanusi, Rektor Unmer, bagi mahasiswa yang memiliki sertifikat ini sudah diakui secara profesional sebagai ahli di suatu bidang. “Memegang sertifikat ini, sudah diakui keahliannya meski belum lulus kuliah. Misal sertifikat Chef European Cuisine (masakan Eropa), barista, dan lainnya,” papar Anwar.

Karena yang menjamin BNSP, lanjut Anwar, pengakuan sertifikat ini tidak hanya di level nasional, tapi juga internasional. Anwar membeberkan Prodi Pariwisata Unmer merupakan prodi pertama di Indonesia yang bisa mengeluarkan sertifikasi profesi.

“BNSP memercayakan Prodi Pariwisata kami mengeluarkan sertifikat menyusul kinerja baik Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Manajemen Wirausaha dan Produktivitas Indonesia (MWPI) yang cikal-bakalnya kami rancang sejak 2012 bersama Disnakertransduk Provinsi Jatim,” ungkapnya.

Ditambahkan pula, kebutuhan chef, barista, dan tenaga kerja pariwisata lainnya sangat dibutuhkan pelaku usaha pariwisata. Anwar mencatat untuk kebutuhan tenaga profesional di kapal pesiar, peluang tenaga kerjanya mencapai 16.000 lowongan pertahun.

Anwar menargetkan proses lisensi prodi Pariwisata Unmer mulai berjalan tiga bulan ke depan. Anwar meyakini prodi-prodi Unmer lainnya juga akan memiliki kebijakan mengeluarkan sertifikasi profesi.

Sementara itu, Kepala BNSP, Dr Adjat Darajat, mengakui LSP MWPI Unmer telah berhasil menumbuhkembangkan semangat kewirausahaan khususnya mahasiswa Unmer sendiri. Pemegang sertifikat LSP MWPI ini, kata Adjat, bisa menjadi garansi kepada pihak perbankan untuk meminta pengajuan kredit bantuan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

“Kami terus pantau LSP MWPI Unmer ini. Berdasarkan evaluasi, akhirnya kami keluarkan izin menerbitkan sertifikat pelaku UMKM. Kalau yang Prodi Pariwisaata, kami lihat dulu kesiapan sarana dan sumber daya Unmer,” pungkas Adjat. sum