banner 468x60

Data 200 Camaba Bidik Misi UM Dicurigai Tidak Akurat

436 views
iklan

bidik misiPenakita | MALANG – MALANG – Sebanyak 200 calon mahasiswa baru (camaba) Universitas Negeri Malang (UM) yang lolos lewat jalur bidik misi dicurigai menggunakan data tidak akurat. Temuan ini jauh meningkat dibanding tahun lalu yang hanya terjadi pada 12 orang yang mengaku miskin pada program bidik misi.

Meski demikian, sivitas akademika UM saat ini masih terus menelusuri kebenaran data yang diberika para camaba. “Tim visitasi sudah kami terjunkan sejak Rabu (24/7/2013). Mereka akan bertugas selama tiga minggu untuk melihat fakta di lapangan,” kata Prof Dr Hendyat Sutopo, Wakil Rektor I UM, Kamis (25/7/2013).

Meski akhirnya para camaba itu diketahui memberi data palsu, menurut Hendyat, UM masih memberi mereka kesempatan untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi negeri (PTN) tersebut.  “Sesuai kesepakatan Forum Rektor Jatim, kami memang bisa langsung mencoret mereka. Tapi mereka masih kami beri kesempatan dengan menawarkan untuk membayar seperti mahasiswa di jalur reguler,” ucapnya.

Jika tawaran itu ditolak? “Bila mereka tidak mau, ya otomatis kami coret namanya,” tandas Hendyat.

Kecurigaan UM timbul ketika di antara camaba itu diminta membuat dokumentasi rumah mereka, ternyata mereka tinggal di perumahan bertipe besar. Selain itu, gaji orangtua mereka juga di atas Rp 2 juta. Padahal, syarat untuk mendapatkan beasiswa bidik misi ini penghasilan orangtua harus di bawah Rp 600.000.

Ditambahkan Hendyat, proses verifikasi data di lapangan oleh tim visitasi bakal dilakukan selama tiga pekan dan hasilnya diumumkan pada 24 Agustus mendatang. Untuk tahun ajaran 2013-2014, kuota bidik misi UM jumlahnya 1.003 kursi. sum

author