banner 468x60

Daun Ketumbar Juga Berfungsi Jadi Penjernih Air. Ini Caranya!

523 views
iklan

daun ketumbarPenakita | MEKSIKO – Ketumbar tentu tak asing dalam kehidupan kita sehari-hari. Selama ini daun ketumbar ini diketahui dapat dijadikan antibiotik alami untuk mengatasi berbagai masalah gangguan pencernaan, seperti diare yang disebabkan bakteri patogen.

Ini karena daun ketumbar mengandung senyawa kimia terutama jenis borneol dan cilantro yang mampu membunuh bakteri E. coli, yaitu patogen penyebab diare. Sebagai antibiotik alami, daun ketumbar bermanfaat pula untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, mulai muntah-muntah, masuk angin, radang lambung, campak, pusing, flu, wasir, tekanan darah tinggi, serta radang payudara.

Belakangan manfaat daun ketumbar makin tambah, yaitu bisa sebagai penjernih air! Kegunaan daun ketumbar untuk menjernihkan air secara alami ini ditemukan oleh tim peneliti dari Universitas Politécnica de Francisco I, Meksiko. Dari berbagai percobaan yang mereka lakukan akhirnya diperoleh kesimpulan bahwa daun ketumbar bisa menjernihkan air yang keruh dengan cara sederhana.

Penelitian ini diuji coba dengan menggunakan air di wilayah Tule Valley dekat Mexico City yang telah terkontaminasi logam berat, seperti timah dan nikel. Kedua racun organik itu bisa mengancam kesehatan jika tetap dikonsumsi.

“Racun organik dapat menimbulkan masalah kesehatan saraf dan lainnya. Satu-satunya cara untuk menyingkirkan racun tersebut adalah melalui penyaringan pakai arang aktif, tapi bahan-bahannya sangat mahal,” ungkap Dr Douglas Schauer, yang memimpin penelitian ini.

Dari sejumlah percobaan, daun ketumbar yang dikeringkan ternyata punya sifat bioabsorption, sama seperti arang aktif, yang disamping menyaring air juga mampu menyerap logam. Tim Schauer menggunakan daun ketumbar yang sudah dikeringkan, kemudian diletakan ke dalam aliran pipa air yang keruh. Hasilnya, setelah melewati daun ketumbar, air terlihat lebih jernih.

Selama ini teknologi yang digunakan untuk membersihkan air dari berbagai kimia berbahaya menghabiskan biaya cukup mahal. Karena itu Schauer mencari alternatif produk tanaman atau hewan yang fungsinya hampir sama dengan peralatan teknologi yang harganya relatif mahal.

“Daun ketumbar ini tumbuh liar dimana-mana. Jadi pasti mudah ditemukan dan bisa digunakan untuk menjernihkan air,” tandasnya sebagaimana dilansir The Examiner.

Kebutuhan air bersih memang sangat utama dalam kehidupan sehari-hari. Dan di saat musim kemarau seperti sekarang, problem air bersih tentu dialami pula oleh masyarakat Indonesia.

Temuan Schauer tentu tak jadi informasi penting bagi masyarakat yang tengah menghadapi masalah penyediaan air bersh ini dan tak ada salahnya dicoba. Untuk kegunaan rumah tangga, Schauer menyarankan menggunakan kantung teh yang diganti isinya dengan daun ketumbar kering.

“Agar daun ketumbar bekerja dengan baik, harus dijemur dulu di bawah sinar matahari langsung sampai benar-benar kering selama beberapa hari,” saran Schauer sambil menambahkan,” Daun ketumbar yang digunakan tidak perlu terlalu banyak. Sesuaikan jumlah daun ketumbar dengan volume air yang akan dijernihkan. adi

author