banner 468x60

Dindik Kabupaten Malang Janji Selesaikan Masalah Angga

393 views
iklan

beasiswa1Penakita | MALANG – Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Malang berjanji segera menyelesaikan permasalahan yang dihadapi murid-murid lantaran ijazahnya ditahan sekolah. Menurut Pudianto, Kabid Sekolah Menengah Dindik Kabupaten Malang, pihaknya sudah menghimbau agar kasus penahanan ijazah ini tidak dilakukan dengan alasan apa pun.

“Kami sudah melayangkan himbauan ke sekolah untuk tidak menahan ijazah murid. Karena itu kami secepatnya akan ke sekolah tersebut guna mencari tahu mengapa sampai ditahan,” ujar Pudianto.

Terpisah, anggota DPRD setempat juga menyesalkan masih terjadinya penahanan ijazah murid. “Yang perlu dapat perhatian dari kita semua, jangan sampai karena kendala tidak bisa bayar sekolah, kesempatan seseorang untuk melanjutkan pendidikan atau bekerja jadi terhambat.” tandas Dwi Hari Cahyono, Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Malang.

Ditambahkan, selama ini komisinya juga selalu menghimbau agar tidak ada penahanan ijazah siswa. “Wajib hukumnya bagi penyelenggara pendidikan memberikan solusi agar mereka bisa melanjutkan pendidikan atau mencari pekerjaanya dengan memberi legalisir ijazahnya,” ucap politisi dari PKS ini.

Ditekankan Dwi Hari Cahyono, Dindik juga harus mencari solusi agar ijazah itu bisa dikeluarkan, apalagi jika dia memang berasal dari keluarga tidak mampu.

Sebagaimana diberitakan, karena menunggak bea pendidikan sebesar Rp 2,8 juta, ijazah Rangga Adjie Fardani masih ditahan tempatnya sekolah, SMA Khairuddin, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Total tagihan yang harus dibayar Angga sejumlah Rp 4 juta untuk pembayaran SPP, biaya ujian nasional dan biaya lainnya. Dari jumlah itu, orangtua Angga baru membayar Rp 1,2 juta dengan cara mencicil.

Karena ijazahnya ditahan maka harapan Angga bisa bekerja untuk membantu orangtuanya menyekolahkan adik-adiknya juga terhambat. Angga dan orangtuanya sudah berusaha mencari surat dari desa agar dapat keringanan. Tapi tetap tidak bisa mendapatkan ijazah anaknya karena harus melunasi biaya itu. sum

author