banner 468x60

Dindik Kota Surabaya Jamin PPDB 2014 Tak Ada Kecurangan Nilai

398 views
iklan
Ilustrasi

Ilustrasi

Penakita | SURABAYA – Tahun ajaran 2014 mendatang ujian nasional (UN) dipastikan berganti menjadi ujian sekolah (US). Dengan demikian penentu kelulusan siswa kini berada di tangan masing-masing sekolah untuk kemudian digunakan sebagai acuan saat masuk SMP.

Namun, hingga kini Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya belum menentukan format penerimaan peserta didik baru (PPDB), apakah seperti tahun sebelumnya yang didasarkan pada nilai ujian nasional atau berbeda.

“Sampai saat ini kami belum memutuskan seperti apa. Ditunggu saja perkembangannya nanti,” cetus Eko Prasetyaningsih, Humas Dindik Surabaya, Jumat 13/12/2013).

Disinggung mengenai munculnya kekhawatiran manipulasi nilai akhir, Eko menegaskan hal itu sulit terjadi. Pasalnya, nilai-nilai siswa mulai catur wulan pertama hingga terakhir tercatat jelas di website Dindik Surabaya sebagai profil sekolah. Dan nilai-nilai itu terkunci rapat, sehingga sekolah tidak bisa mengotak-atik.

Diakui Eko, penilaian akhir setiap siswa tetap berada di tangan sekolah. Meski demikian, akan terlihat sekolah-sekolah mana yang melakukan manipulasi.

“Kalau ada sekolah yang royal memberi nilai sementara kualitas muridnya tidak sesuai nanti kelihatan. Dan mereka pasti malu. Karena itu di sini mereka dituntut obyektif. Apalagi ini menyangkut pertanggungjawabannya kepada orangtua siswa yang ingin mengetahui hasil belajar siswanya,” papar Eko yang juga Kabid Pendidikan Dasar Dindik Surabaya.

Menurut Eko, saat ini bukan waktunya lagi memberikan mimpi-mimpi palsu kepada siswa. Tetapi guru dan sekolah dituntut jujur untuk memberikan gambaran secara benar hasil belajar siswa sehingga bisa tahu kemampuan siswa dan menentukan langkah-langkah perbaikan. ari

author