banner 468x60

Disidak Mendikbud, SMA Siti Khadijah ‘Ngebon’ Buku Kurikulum 2013

431 views
iklan

sidak buku M NuhPenakita | SURABAYA – Gara-gara ada inspeksi mendadak oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), jajaran SMA Siti Khadijah Surabaya kalang kabut mengupayakan keberadaan buku ajar Kurikulum 2013. Pasalnya, hingga Sabtu (13/7/2013) sekolah yang berlokasi di Jl A Yani ini belum mendapat kiriman buku dari percetakan.

Sehingga begitu rombongan Mendikbud hadir sekitar pukul 14.00 WIB, buku-buku yang masih dalam bungkus kardus itu siap disuguhkan. “Buku sudah datang kan?” celetuk Mendikbud, Mohammad Nuh begitu sampai di sekolah tersebut.

Dengan sigap, sejumlah guru dan pejabat SMA Siti Khadijah spontan menunjuk buku-buku yang masih belum sempat dibuka dalam kardus di lantai. “Sudah, Pak!” jawab mereka serempak.

Dalam kunjungan singkat tersebut, mantan Rektor ITS itu sempat membandingkan buku-buku kurikulum baru ini dengan buku-buku yang dipakai sebelumnya. “Buku ini jauh lebih murah dibandingkan buku sebelumnya,” katanya sambil membolak-balik buku dimaksud.

Usut punya usut, buku drop-dropan yang disajikan di hadapan Mendikbud itu diperoleh dari SMKN 1 yang letaknya berdekatan. “Semula kami ingin menyampaikan bahwa buku baru itu belum datang. Tapi karena khawatir pak menteri marah, maka kami usahakan harus ada,” ujar Khoirul Muadib, Waka Kurikulum SMA Siti Khadijah Surabaya.

Ditambahkan, pihak Siti Khadijah terpaksa melakukan peminjaman buku dari SMKN 1 Surabaya setelah sebelumnya dapat kunjungan dari Ditjen Pendidikan menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terkait keberadaan buku Kurikulum 2013 di sekolah itu. Begitu mengetahui buku ajar dimaksud belum ada, pihak Ditjen pun menghubungi Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) dan meminta diupayakan agar buku-buku itu ada di sekolah saat Mendibud melakukan kunjungan. ari

author