banner 468x60

Hati-Hati Penipuan yang Mencatut Nama Rektor Unair!

423 views
iklan

Penakita | SURABAYA – Hati-hati bila ada telepon gelap yang mengatasnamakan pejabat di perguruan tinggi Anda. Baru-baru ini, seorang mahasiswa yang berasal dari Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya tertipu hingga mentransfer uang sebesar Rp 1,5 juta.

Awalnya, si penelepon mencatut nama Chairul A Nidom, Kepala Laboratorium Avian Influenza Research Centre Unair, yang akan mengikutkan si korban dalam seminar yang diadakan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti). Untuk meyakinkan korban, si penelepon yang diketahui berjenis kelamin laki-laki ini menyuruhnya menelepon ke nomor Rektor Unair, yaitu Prof Dr H Fasich Apt.

“Nomor yang diberikan oleh penipu itu bukan nomor asli Rektor Unair, tapi korban tetap meneleponnya, akhirnya dia percaya dan mentranfer sejumlah uang,” ujar Bagus Ani Putra, Kepala Pusat Informasi dan Humas (PIH) Unair, Selasa (19/3/2013).

Sebenarnya, selain perempuan asal Surabaya itu yang menjadi korban, ada beberapa mahasiswa lain yang ikut tertipu. Hanya saja mereka memilih melaporkannya melalui lisan tanpa ada bukti tertulis, serta menganggap masalahnya selesai.

“Mereka sama-sama berasal dari FKH, yang satu tertipu 800.000 rupiah, satunya lagi 600.000 rupiah,” kata pria yang juga staf pengajar di Fakultas Psikologi Unair itu.

Korban dan pihak Unair berusaha melaporkan kasus ini ke Polsek Mulyorejo, namun di sana tidak ada unit Cyber Crime, maka disarankan melapor ke Polda Jatim maupun Polrestabes Surabaya. “Ternyata si korban enggan meneruskan karena malu dan takut diketahui oleh kedua orangtuanya bahwa telah ditipu. Bahkan dia meminta agar namanya tidak disebutkan di koran,” katanya.

Dijelaskannya, tindakan ini sudah dilakukan secara massif kepada para mahasiswanya. Sebagai penangkal agar hal tersebut tidak terulang, pihaknya akan memasang baliho peringatan dan pesan yang ditempelkan di website resmi Unair agar bisa diketahui para mahasiswa. Apalagi, diduga si pelaku mulai beraksi kembali dengan nomor yang lain di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unair.

Dalam running text www.unair.ac.id tertulis, “Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Rektor UA dan civitas akademika UA dengan modus setoran uang ke Dikti untuk perjalanan mendapatkan penghargaan dari Mendikbud”.

Pelaku penipuan pernah menghentikan perbuatannya setelah ditelepon oleh beberapa pihak dari Unair. Namun tak lama berselang, ada penipuan dengan modus yang sama di fakultas lain, bahkan mencatut nama-nama dekan.

“Bila didengar dari logat bicaranya, pelaku penipuan ini berasal dari Jakarta. Ketika ditelisik melalui nomor rekening bank yang dipakai pelaku, ternyata berasal dari Kedoya, Jakarta Barat,” tandasnya. Sementara itu, mahasiswi angkatan 2010 FKH Unair yang menjadi korban penipuan ini enggan berkomentar banyak. ika

author