banner 468x60

Hindari Kemacetan, Peserta SBMPTN Diharap Berangkat Lebih Awal

320 views
iklan

ujianPenakita | SURABAYA – Besok (Selasa, 18/6/2013), pelaksanaan tes tulis Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) bakal dilakukan serentak di sejumlah titik di wilayah Surabaya. Tes tulis yang diikuti 37.711 peserta ini sebagian besar berasal dari luar kota yang kemungkinan besar tidak mengetahui kondisi lalu lintas di Kota Pahlawan ini.

Apabila mereka tidak mempelajari lebih dulu rute menuju lokasi ujian tulis bisa dipastikan mereka bakal terlambat. Padahal pada hari pertama ujian tulis besok sudah dimulai pukul 07.30 WIB. Pada jam yang sama sering terjadi kemacetan di sejumlah arus lalu lintas di Surabaya.

Karena itu, panitia lokal (panlok) SBMPTN mengingatkan agar peserta terlebih dulu mempelajari rute menuju lokasi ujian tulis dilaksanakan. “Saat hari-Hnya peserta diharapkan berangkat lebih awal agar tiba di lokasi tepat waktu,” ujar Bagus Ani Putra, Humas SBMPTN dari Universitas Airlangga (Unair), Senin (17/6/2013).

Ditambahkan pula, sesuai jadwal 30 menit sebelum ujian dimulai peserta harus sudah tiba di lokasi ujian. “Dari 57 lokasi ujian di Panlok Surabaya terdapat 31 lokasi yang aksesnya merupakan daerah rawan macet,” cetus Bagus Ani Putra mengingatkan.

Bagus yang juga Ketua Pusat Informasi dan Humas (PIH) Unair ini menyatakan, simpul kemacetan itu antara lain di kampus ITS Sukolilo dan Manyar, Jalan A Yani yang merupakan akses menuju IAIN Sunan Ampel, Unesa Ketintang, SMP dan SMA Kemala Bhayangkari 1, dan Universitas Bhayangkara (Ubhara). Selain itu, akses jalan menuju ke Unair, baik kampus B dan C.

“Titik rawan kemacetan di Unair Kampus C ini akibat antrean panjang di perempatan KONI dari arah Selatan Jalan Sukarno Hatta dan Jalan Kertajaya Indah dari arah Timur. Lalu Jalan Sutorejo dari arah Timur dan Barat,” bebernya.

Agar tidak terjebak kemacetan, Bagus memberikan saran jalan-jalan alternatif yang bisa dilalui peserta. Seperti akses ke ITS yang melewati Jalan Arif Rahman Hakim menuju ke arah Universitas Hang Tuah. ari

author