Ibuku Pahlawanku Juara 1 Lomba Foto Penakita

Penyerahan hadiah secara simbolis kepada Juara 1 Lomba Foto Anak & Story Telling di Perpustakaan Bank Indonesia, Surabaya

Penyerahan hadiah secara simbolis kepada Juara 1 Lomba Foto Anak & Story Telling di Perpustakaan Bank Indonesia, Surabaya

Penakita | SURABAYA – Ibuku Pahlawanku, karya Giri Wijayanto ditetapkan dewan juri sebagai Juara 1 Lomba Foto Anak & Story Telling. Pengumuman pemenang itu dilakukan Masich Prasetyo, Ketua Panitia, usa pelaksanaan Lomba Mendongeng di Perpustakaan Bank Indonesia Jl Taman Mayangkara Surabaya, Minggu (23/11/2014).

Menurut para juri, fotografer asal Yogyakarta ini berhasil membidik obyek secara lengkap. Dalam karyanya, Giri menyuguhkan aktivitas seorang ibu yang sedang merawat tanaman di kebunnya. Sambil menjalankan aktivitasnya, ibu itu juga menggendong anaknya yang sedang tertidur.

“Karya ini sangat lengkap. Bisa menyatukan kualitas foto yang prima dan sekaligus temanya masuk juga,” papar Ari Prabowo, Panitia Lomba Foto & Story Telling.

Menurut Ari, dewan juri yang diketuai Muhammad Sujai sepakat sosok anak dalam frame karya foto yang dipasang harus menyatu dan tidak sekadar tempelan. “Ketika sosok anak ‘diabaikan’ dan tidak bisa ‘hidup’ dalam frame, tentu kami sisihkan dulu. Pertimbangan berikutnya adalah pada kualitas fotonya,” tegas Sujai.

Dengan pertimbangan itu pula, lanjut Sujai, dewan juri memilih Pantang Putus Asa sebagai Juara 3. Foto karya Agus Budi Gunawan (Magelang) ini meski tidak ada unsur anak, namun dari sisi tema sudah dianggap memenuhi unsur.

“Sosok dalam foto sangat inspiratif dan menggugah motivasi. Dalam keadaan apa pun kita jangan pernah putus asa,” imbuh Budi Nurcahyo, juri lainnya.

Selain Ibuku Pahlawanku dan Pantang Putus Asa, dewan juri juga memilih Berlatih Tari sebagai Juara 2. Sedang yang terpilih sebagai Juara Harapan 1, 2, dan 3, masing-masing Bersama Ayah & Ibu Mengambil Air karya Angela Jenifer Aroemrasni (Magelang), Pahlawan Dalam Keterbatasan karya Roby Hartono (Solo), dan Pahlawanku di Jalan Raya karya Andre Fery (Surabaya).

Seperti saat mengumumkan 40 karya foto pilihan juri, karya foto yang dinyatakan menang kembali dipajang di akun facebook.com/penakitadotcom. “Kami juga beri kesempatan masyarakat untuk ikut memberi informasi apabila karya foto yang menang itu ada indikasi pernah menang,” cetus Masich Prasetyo, Ketua Panitia Lomba Foto Anak & Story Telling 2014.

Ditegaskannya, pemenang bisa gagal memperoleh hadiahnya apabila terbukti karya yang dikirim tidak memenuhi persyaratan yang digariskan panitia, khususnya jika karya foto itu pernah memenangi lomba. “Karena, itu kami akan beri toleransi sekitar seminggu dari saat pengumuman ini. Jika aman maka hadiah akan kami serahkan pada pemenangnya,” beber Pras.

Juara 1 Lomba Foto berhak atas uang tunai sebesar Rp 4 juta. Sedang Juara 2 Rp 1,5 juta, dan Juara 3 Rp 1 juta. Sedang Juara Harapan 1, 2, dan 3 masing-masing mendapat hadiah uang tunai Rp 250.000.

“Uang itu tidak langsung diberikan kepada yang bersangkutan, melainkan lewat transfer ke rekening yang bersangkutan,” pungkasnya.

Lomba Foto Anak dan Story Telling ini digelar berkat kerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Kegiatan yang melibatkan pula anak-anak Karang Taruna Puri Adiwiyata ini didukung pula oleh Perpustakaan BI, Bank UMKM Jawa Timur, BK3S, Morinaga, dan Komunitas Jawa Timur. sum