• Home »
  • Beasiswa »
  • Incar Djarum Beasiswa Plus, Inillah Seleksi Ketat yang Harus Dijalani Peserta

Incar Djarum Beasiswa Plus, Inillah Seleksi Ketat yang Harus Dijalani Peserta

Para peserta Djarum Beasiswa Plus sedang menjalani ujian tulis

Para peserta Djarum Beasiswa Plus sedang menjalani ujian tulis

Penakita | SURABAYA – Setelah menjalani tes penerimaan Djarum Beasiswa Plus 2016/2017 selama tiga hari mulai 27 Juli 2016, para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Timur tinggal harap-harap cemas menanti pengumuman. Hasil final penerimaan beasiswa ini akan dilakukan pada 12 September 2016 melalui situs resmi panitia.

Panitia harus berusaha keras untuk mendapatkan mahasiswa terbaik yang layak mendapat beasiswa. Djarum Beasiswa Plus 2016/2017 diikuti sekitar 18.000 pendaftar dari seluruh Indonesia.

Dari jumlah itu kemudian disaring menjadi 8.000 mahasiswa untuk menjalani tes seleksi di berbagai tempat, diantaranya adalah 983 peserta di Surabaya. Mereka mengikuti ujian yang diadakan di JX International Convention Exhibition dan Gedung Wanita Surabaya.

Pelaksanaan seleksi ini menggunakan sistem gugur. Artinya, hasil tes hari pertama berupa tes tertulis menjadi dasar ke tahap berikutnya yakni grup tes dan wawancara individu.

Pada hari itu juga panitia sudah memastikan hanya 200 peserta yang lolos tes tulis dan berhak maju ke tahap berikutnya. “Bagi yang belum lolos kali ini jangan pesmistis. Cari kesempatan lain untuk mengembangkan wawasan dan ketrampilan lunak, baik wawasan kebangsaan, kepemimpinan dan karakter melalui kesempatan lain,” kata Laksmi Lestari, Program Associate Bakti Pendidikan Djarum Foundation.

Bagi peminat beasiswa yang masih SMA atau belum semester 5 dan tertarik mendaftar Djarum Beasiswa Plus di tahun berikutnya, Laksmi berpesan, “Kompetisi beasiswa akan makin ketat. Adik-adik agar persiapkan sejak diri kemampuan akademis yang mumpuni, wawasan pengetahuan yang luas dan tidak hanya mencakup materi di kelas, serta, keaktifan dalam organisasi.”

Menurut Laksmi, pihaknya memang memberlakukan seleksi ketat untuk mendapatkan mahasiswa yang tak hanya memiliki kemampuan intelektual, namun juga kepribadian dan jiwa kepemimpinan yang bagus. “Visi kami adalah melahirkan pemimpin yang cakap secara intelegensia dan emosional, serta mampu membawa perubahan positif bagi pengikutnya,” imbuh Laksmi.

Pengalaman Soft Skills
Para peserta tes seleksi Djarum Beasiswa Plus mengaku mereka antusias ikut karena program yang dicanangkan oleh Djarum Foundation ini tak semata memberi dukungan dana bagi kelanjutan pendidikan mereka di perguruan tinggi.

“Saya ingin mendapatkan pengalaman dan soft skills yang tidak ada di lembaga pemberi beasiswa lainnya,” kata Abdul Rahman Sholeh, mahasiswa Jurusan Psikologi dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Lelaki asal Lamongan ini menyatakan, dirinya ingin berkarier jadi profesional di bidang personalia. “Untuk itu, saya incar ketrampilan soft skills terutama kepemimpinan yang lebih spesifik dari Djarum Beasiswa Plus supaya membantu saya jadi diri yang lebih baik,” tandasnya.

Sementara Putri Dahlia Affiani, mahasiswa jurusan Teknik Lingkungan Universitas Airlangga mengaku tidak mudah untuk ikut kompetisi di Djarum Beasiswa Plus ini karena harus bersaing dengan mahasiswa dari seluruh Indonesia.

“Namun saya semangat karena nilai akademis saya meningkat. Saya mendaftar supaya mendapatkan pengalaman dan pertemanan di luar kampus dari seluruh Indonesia,” papar sulung dari tiga bersaudara ini.

Rahman dan Putri merupakan bagian dari peserta yang datang dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di Surabaya yakni Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Universitas Airlangga, Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur, serta Politeknik Elektronika Negeri Surabaya. lly