banner 468x60

Inggris Melakukan Cara Ini untuk Menekan Pertumbuhan Sampah Plastik

384 views
iklan

plastikPenakita | INGGRIS – Pemerintah Inggris menerapkan sebuah cara unik untuk menanggulangi masalah sampah plastik yang salah satunya sering digunakan sebagai pembungkus barang belanjaan. Strateginya yakni dengan regulasi menjual tas plastik yang biasanya diberikan secara cuma-cuma saat berbelanja.

Dalam sebuah penelitian, konsumsi kantong plastik meningkat setiap harinya seiring tingkat konsumtif masyarakat di berbagai negara. Salah satunya di Inggris, dimana kebutuhan kantong plastik untuk belanja bisa mencapai 254 tas plastik setiap detiknya. Dan jika dikalkulasi, rata-rata orang inggris menggunakan 7,98 miliar plastik selama setahun.

Seperti halnya di Inggris, hal yang sama juga terjadi di Indonesia. Bukan tren yang baik, mengingat penggunaan kantong plastik bisa berdampak pada meningkatnya sampah anorganik yang susah hancur secara alami. Karena umumnya, bahan plastik akan rusak secara alami dalam waktu 500 hingga 1.000 tahun.

Baik di Inggirs, Indonesia dan negara lain di dunia, sampah, terutama sampah plastik seakan sudah menjadi masalah global yang perlu kesadaran dan peraturan khusus untuk menguranginya. Sampah jenis ini sudah menjadi polusi hampi di semua lingkungan sekitar kita. Baik di darat sampai di air (sungai dan laut).

Salah satu peraturan unik baru-baru ini diterapkan di Inggris mengenai penganggulangan sampah plastik, yakni dengan menghilangkan kebiasaan memberi secara gratis tas plastik saat berbelanja. Seperti dikutip dari BBC (26/4/2013), dalam hal ini satu tas dihargai 5-10 sen. Ini artinya, semakin banyak barang belanjaan, maka seseorang harus menyediakan uang ekstra lebih banyak.

Sederhana, namun peraturan ini diharap menekan keinginan orang untuk menggantungkan mendapat tas plastik saat berbelanja. Mereka kemudian berpikir untuk menggunakan tas sendiri yang bisa dipakai secara berulang-ulang. Apakah cara yang sama akan berlaku di Indonesia? Kita tunggu saja. adi

author