banner 468x60

Ini Strategi Mendikbud Cegah Kekerasan Seksual Pada Anak

4 views
iklan
Mendikbud, Prof Dr Mohammad Nuh

Mendikbud, Prof Dr Mohammad Nuh

Penakita | JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Prof Dr Mohammad Nuh memastikan materi pendidikan agama dan budi pekerti sudah masuk di Kurikulum 2013. Dua materi ini diharapkan bisa mencegah terjadinya kekerasan seksual pada anak.

Pernyataan itu dilontarkan M Nuh menyusul adanya tugas khusus dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang disampaikan dalam rapat terbatas bidang Kesejahteraan Rakyat di Istana Negara, Rabu (14/05/2014). Presiden meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melakukan upaya untuk menekan aksi kekerasan seksual pada anak yang belakangan marak.

“Sudah dilakukan. Masuk dalam Kurikulum 2013,” ujar Mohammad Nuh kepada wartawan di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Jumat (16/05/2014).

Selain itu, lanjutnya, Kemendikbud juga akan memasukkan materi mengenai hak dan kewajiban anak, serta sistem reproduksi. Khusus materi sistem reproduksi akan dimasukkan mulai kelas 1 SD. Penyampaian materinya disesuaikan kemampuan pemahaman sang anak, yaitu dengan memperkenalkan cara menjaga kebersihan tubuh sebagai bagian dari pengenalan sistem reproduksi.

Ditambahkan pula, sebagai bentuk dukungan terhadap pencegahan kekerasan seksual pada anak, Kemendikbud akan melakukan rencana aksi. “Dalam waktu dekat ada rencana aksi yang diikuti para aktivis dari unsur masyarakat sebagai komitmen mencegah pelecehan atau kekerasan seksual sekaligus memberikan perlindungan kepada anak,” tandas mantan Rektor ITS ini sebagaimana dikutip dari kemdikbud.go.id.

Menurut M Nuh, dalam rencana aksi yang dijadwalkan pada akhir Mei tersebut akan dilakukan penandatangan dari berbagai unsur masyarakat sebagai bentuk dukungan penuh dalam mencegah kekerasan seksual pada anak. “Paling banyak (yang ikut aksi) nanti golongan ibu-ibu. Ada Yenny Wahid, Menteri Kesehatan, KPAI, Komnas Perempuan, psikolog anak, IWAPI (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia), Dharma Wanita, dan SIKIB (Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu),” pungkasnya. dde

author