banner 468x60

Inilah Tahapan Proses Ekstraksi Buah Mangga

758 views
iklan

ubaya-prancisPenakita | SURABAYA – Tenaga ahli DIC (Detente Instantance controlee) machine, Dr Tamara Allaf mengatakan, proses ekstraksi buah menggunakan mesin DIC memiliki banyak keunggulan. Selain hemat energi, proses ekstrasi buah dapat dilakukan lebih cepat. Untuk skala industri menengah, kecepatannya bisa mencapai 30-40 kg buah per jam.

“Tak hanya itu, proses ekstraksi menggunakan mesin ini dapat menghilangkan berbagai bakteri yang ada di dalam buah mangga atau buah apa saja yang diekstraksi. Jadi ada semacam dekomentaminasi. Lalu, rasa dan tekstur buah yang diekstrasi juga tetap, tidak mengalami perubahan sedikit pun,” kata Tamara kepada PENAKITA.com, Senin (29/4/2013).

Secara sederhana Tamara menjelaskan tahapan proses yang dilakukan untuk mengekstraksi buah mangga ini. Pertama, papar Tamara, buah mangga yang hendak diekstraksi, dikupas dan dipotong-potong dengan ukuran tertentu sesuai selera.

“Setelah itu dikeringkan secara manual di panas matahari hingga kadar airnya berkurang 20 persen. Setelah itu baru dikeringkan lagi menggunakan mesin DIC, kurang lebih 15 detik,” tukas Tamara.

Produk yang dihasilkan melalui ekstraksi dengan DIC, dapat berupa dua wujud, yakni bubuk dan keripik kering. “DIC ini tidak akan menghilagkan rasa buah dan teksturnya, serta tak menggunakan bahan pengawet,” tandasnya.

Untuk ekstrak yang berupa bubuk, lanjut Tamara, dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan makanan bayi, bahan pembuat minuman, dan sebagainya. Sementara ekstra yang berupa keripik kering bisa digunakan sebagai bahan utama pembuat jajanan keripik buah, dan sebagainya.

“Alat ini yang pertama di Indonesia, dan akan diterapkan di Puspa Agro Sidoarjo, sebagai pilot project-nya. Sementara pihak perguruang tinggi (Ubaya) menjadi quality controller-nya. Saya harap proyek ini berhasil dan dapat membantu petani buah di Jawa Timur agar lebih maju lagi,” pungkasnya.ika

author