banner 468x60

Instruktur Nasional Diharapkan Turut Promosi Penerapan Kurikulum 2013

376 views
iklan

kurikulum 2013Penakita | JAKARTA – Kegiatan terkait penerapan Kurikulum 2013 terus mengalir secara maraton. Langkahnya antara lain berupa pelatihan instruktur nasional yang diikuti dosen, widyaiswara, dan guru berprestasi pada 29 Juni hingga 3 Juli 2013 di Jakarta.

Para instuktur nasional ini lalu melatih guru inti pada 4-8 Juli 2013, kemudian dilanjutkan melatih guru sasaran yang dimulai Selasa (9/7/2013) hingga 13 Juli mendatang. “Implementasi Kurikulum 2013 ini tetep dimulai tahun ajaran baru ini, yaitu 15 Juli 2013,” tegas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Mohammad Nuh, seperti dikutip dari kemdikbud.go.id.

Menurut Mendikbud, ada tiga tahap besar dalam pelaksanaan Kurikulum 2013. Pertama, review dan reformulasi. Kedua, persiapan bahan ajar atau buku dan persiapan guru. Dan ketiga, implementasi Kurikulum 2013.

“Dalam tahap persiapan guru, pelatihan untuk guru sasaran merupakan tahap pelatihan terakhir,” ungkapnya.

Ditambahkan M Nuh, pelatihan instruktur nasional diselenggarakan agar terjadi perubahan pola pikir (mindset) guru dalam mempersiapkan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, dan mengevaluasi hasil pembelajaran sesuai pendekatan dan evaluasi pembelajaran pada Kurikulum 2013 dengan baik dan benar. Dalam pelatihannya, instruktur nasional harus bisa memahami beberapa hal, di antaranya rasionalitas Kurikulum 2013, strategi implementasi Kurikulum 2013, Standar Kompetensi Lulusan (SKL), dan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).

Selain melatih guru inti dan guru sasaran, lanjut Mendikbud, instruktur nasional yang telah lulus pelatihan diharapkan bisa berperan juga dalam mempromosikan penerapan kurikulum, memberikan masukan dan pengayaan materi dan metode pelatihan, serta memberikan pelatihan di daerah yang mengimplementasikan Kurikulum 2013 secara mandiri.

“Misalnya, di Kabupaten Kutai Timur. Pemerintah di sana menyatakan siap melaksanakan Kurikulum 2013 di seluruh sekolah dengan menggunakan APBD,” ungkap mantan Rektor ITS ini.

Mendikbud mengatakan, ada dua syarat yang harus dipenuhi daerah yang akan menerapkan Kurikulum 2013 secara mandiri. “Pertama, seluruh guru harus dilatih. Kedua, tidak boleh membebani siswa,” begitu cetusnya.

Pelatihan guru yang dimaksud adalah pelatihan yang dilakukan instruktur nasional yang telah mengikuti pelatihan pada 29 Juni hingga 3 Juli lalu. Sedangkan maksud dari larangan membebani siswa adalah siswa tidak boleh dibebani dalam hal bahan ajar atau buku. Karena buku harus diberikan secara gratis oleh pemerintah daerah. dde

author