banner 468x60

Jangan Kirim Foto yang Pernah Masuk Nominasi di Lomba Lain!

415 views
iklan

lombafotoPenakita | SURABAYA – Mendekati akhir masa pengiriman karya foto, masih banyak pertanyaan yang masuk ke panitia. Menurut Masich Prasetyo, Ketua Panitia Lomba Foto Anak & Story Telling 2014, karya foto yang dikirim adalah yang belum pernah menang atau masuk nominasi dalam lomba sejenis.

“Selain itu juga belum pernah dipublikasikan secara komersial, serta tidak terikat kontrak apa pun,” tegas pria yang akrab disapa Pras ini.

Ditegaskan pula, bahwa karya foto yang masuk tidak akan dikembalikan. “Panitia berhak menggunakan karya foto pemenang untuk promosi dan publikasi. Namun, hak cipta tetap melekat pada peserta,” ungkapnya sambil menambahkan, pemenang akan dihubungi panitia dan harus bisa mengirimkan file asli yang masih belum diedit.

Pras mengingatkan pula, karya foto harus diunggah pada FanPage facebook.com/penakitadotcom dan Twitter @pena_kita dengan diberikan penjelasan singkat tentang foto tersebut. “Harap diingat, karya foto harus sesuai tema yaitu Pahlawanku Tanpa Senjata,” tandas Pras.

Sebagaimana diberitakan PENAKITA bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali menyelenggarakan Lomba Foto dalam rangka Hari Anak Nasional 2014. Kegiatan yang sudah dilakukan untuk kedua kalinya itu kini dirangkai juga dengan peringatan Hari Pahlawan 2014.

“Tema besar kami kali ini adalah Hari Pahlawan. Kami ingin tahu seperti apa gambaran sosok pahlawan di mata anak-anak. Karena sosok pahlawan sekarang tentu tak lagi harus menenteng senjata dan bergerilya,” tutur Pras.

Sosok pahlawan, menurut Pras, di era kemerdekaan ini cakupannya lebih luas. “Guru bisa jadi pahlawan, tukang sapu di jalanan juga pahlawan. Atau bahkan orangtua pun tentu pahlawan juga,” bebernya.

Penanaman sosok pahlawan sejak usia dini itu ditekankan Pras amat penting agar ketika remaja dan dewasa mereka punya wawasan mengenai sosok pahlawan yang mereka idolakan. “Melalui lomba ini diharapkan ada penanaman sikap sejak dini untuk menghargai orang lain dalam kegiatan profesi apa pun dengan standar yang sama. Dengan karya fotografi diharapkan bisa mengedukasi masyarakat tentang semangat kepahlawanan di era kemerdekaan,” pungkasnya. ari

author