banner 468x60

Jangan Lakukan Operasi Darurat di Akhir Pekan

433 views
iklan

operasiPenakita | SURABAYA – Dalam sebuah penelitian, terungkap sebuah fakta unik. Melakukan operasi darurat di akhir pekan berisiko mengalami kegagalan, dan lebih parahnya sering menjadi penyebab kematian. Kenapa demikian?

Seperti dikutip dari BBC, melakukan operasi, terutama yang bersifat darurat di akhir pekan memiliki risiko kegagalan, bahkan meningkatkan risiko kematian bagi pasien. Hal ini tentu jika dibandingkan  mereka yang melakukan proses operasi di hari biasa bukan weekend.

Temuan unik ini sendiri terungkap berkat sebuah penelitian yang terangkum dalam sebuah jurnal kesehatan di Inggris, British Medical Journal. Dalam jurnal tertulis, para peneliti dari Imperial College London meneliti data tentang seluruh operasi yang bersifat tidak darurat yang dikumpulkan oleh NHS di Inggris dari tahun 2008 hingga 2011.

Dari sebanyak 4 juta tindakan operasi dalam satu bulan, terdapat lebih dari 27.000 kasus kematian. Ini berarti risiko kematian adalah sebesar 0,67 persen. Para peneliti khawatir tentang adanya variasi yang signifikan terjadi dalam satu minggu. Risiko operasi paling rendah bila dilakukan pada hari Senin dan kemudian terus meningkat dan mencapai puncaknya pada akhir minggu.

Tak tanggung-tanggung, dalam penelitian mengungkap, mereka yang melakukan operasi di akhir pekan memiliki risiko kematian hingga 44 persen. Hal ini tentu dibandingkan mereka yang menunda oerasi paling tidak sampai hari Senin. Tingginya risiko ini kemungkinan disebabkan oleh minimnya kualitas perawatan pascaoperasi pada akhir minggu.

Salah seorang yang bertanggung jawab di penelitian ini Dr Paul Aylin mengatakan, 48 jam pertama setelah operasi adalah masa paling kritis dan banyak hal bisa terjadi seperti pendarahan atau infeksi. Jika tidak ada staf medis yang tepat, ini bisa berkontribusi terhadap kematian.

“Jika saya harus menjalani operasi pada akhir minggu, saya ingin tahu apakah rumah sakit menyediakan pelayanan yang layak untuk merawat saya dalam masa pemulihan,” katanya. Penelitian sebelumnya juga menunjukkan bahwa risiko kematian pada prosedur operasi yang bersifat darurat lebih tinggi bila dilakukan pada akhir minggu. adi

author