banner 468x60

“Jangan Muncul Lagi Diskriminasi Pendidikan”

433 views
iklan

SURABAYA – Lagi-lagi ada pemahaman yang belum seragam antara daerah dan pusat. Tidak hanya soal embel-embel nama sekolah eks RSBI, pola penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk sekolah ini juga belum satu suara.

Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah menyatakan sekolah ini boleh menggelar seleksi sendiri dengan tes masuk. Hal ini diungkapkan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah Hamid Muhammad, Rabu (30/1/2013).

Hamid menegaskan bahwa pihaknya menyerahkan kebijakan PPDB kepada daerah. “Bisa saja ada tes jika daerah menerapkan kebijakan ini,” tegas Hamid.

Pusat tidak akan mengatur masalah teknis-teknis seperti tes masuk tersebut. Yang utama menurut Hamid adalah jangan sampai muncul lagi penilaian diskriminasi, komersil, dan pendidikan yang liberal. Jika kebijakan daerah tak mencerminkan ini, tidak masalah.

author