banner 468x60

“Jangan Percaya SMS Bocoran Soal!”

426 views
iklan
Staf Puspendik Balitbang Jakarta, Benny Widi

Staf Puspendik Balitbang Jakarta, Benny Widi

Penakita | SURABAYA – Beberapa perubahan akan terjadi dalam pelaksanaan ujian nasional (UN) April 2013 mendatang. Tidak hanya jumlah paket soal yang bakal bertambah banyak menjadi 20 buah, tetapi juga bentuk fisik soal dan lembar jawaban ujian nasional (LJUN).

Koordinator Pengawas Perguruan Tinggi, Ali Mufie mengatakan, bentuk fisik soal dan LJUN nantinya tidak lagi terpisah. Keduanya menyatu menjadi satu paket. “Jika ingin memisahkannya bisa disobek, sesuai garis potongan yang telah disediakan,” papar Ali saat ditemui PENAKITA.com disela-sela Sosialisasi UN kepada 38 Dindik se-Jawa Timur, di Hotel Utami Sidoarjo, Kamis (28/3/2013).

Sementara itu, staf Puspendik Balitbang Jakarta, Benny Widi mengatakan, selain bentuknya yang menyatu, nantinya soal dan LJUN akan pakai barkode pada setiap lembarnya. Pengawas ruang bertugas untuk memeriksa secara seksama semua lembar tersebut.

“Jika nanti ada satu atau dua yang tidak berbarkode, soal dan LJUN itu harus ditukar dan diganti dengan satu paket soal utuh yang baru,” kata Benny.

Karena itu, Ali Mufie menghimbau kepada seluruh siswa untuk belajar dengan baik. Agar mereka dapat mengerjakan soal UN dengan lancar dan percaya diri. Sebab, kemungkinan mereka untuk berbuat curang menyontek atau lainnya nyaris tidak ada.

“Selain itu, mereka jangan percaya lagi dengan SMS mengenai bocoran-bocoran UN. Semua itu bisa dipastikan bohong. Karena mana mungkin ada bocoran soal, wong jumlah paketnya saja 20 macam plus ada barkodenya, jadi tidak mungkin ada bocoran,” tandas Dosen FMIPA Unesa ini.ika

author