banner 468x60

Jelang UN SD, Siswa Diminta Jaga Kesehatan

473 views
iklan

kadispendikPenakita | SURABAYA – Kabar meninggalnya salah satu siswa SMPN 3 Surabaya, Ahmad Dahlan  usai ujian nasional (UN), akibat demam berdarah (DB), membuat Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya, Dr Ikhsan S Psi MM terkejut. Bahkan, ia turut berbelasungkawa dengan bertakziah ke rumah duka, Ahmad di Jalan Jepara gang 6 nomor 4 Surabaya.

“Pagi tadi saya dan rombongan dari Dindik Surabaya takziah ke rumah duka. Orang tuanya mengaku kalau Ahmad memang mengeluh sakit, tapi beliau tidak tahu kalau anaknya ini terkena DB. Karena itu, kami turut prihatin dan berdukacita atas meninggalnya Ahmad,” tutur Ikhsan kepada PENAKITA.com, Kamis (25/4/2013).

Ikhsan menambahkan, wabah DB belakangan memang semakin meluas. Terbukti, banyak siswa Surabaya yang jatuh sakit akibat terkena DB. “Memang sekarang lagi musimnya DB. Siswa-siswa SMA kemarin yang ikut UN susulan, kebanyakan juga karena terkena DB,” tukas mantan Kepala Bappemas Surabaya ini.

Ikhsan mengaku, pihaknya sangat cemas dan khawatir jika wabah DB ini semakin menyebar dan memakan korban kembali. Apalagi, katanya, sepuluh hari lagi UN SD bakal segera digelar. Ia khawatir banyak juga siswa peserta UN SD yang jatuh sakit terkena DB.

Karena itu, Ikhsan menghimbau seluruh siswa SD yang akan menjalani UN ini agar menjaga betul kesehatannya. “Saya harap siswa-siswa ini, terutama mereka yang awal Mei mendatang mengikuti UN SD, dapat menjaga kesehatannya masing-masing. Peran orangtua juga diharapkan sangat besar menjaga kondisi fisik anak-anaknya, agar hingga hari H pelaksanaan UN mereka sehat dan bisa mengikuti dengan baik,” tandasnya.ika

author