banner 468x60

Kasus Ijazah Palsu Sulit Ditelusuri Karena Alasan Ini

408 views
iklan

Ijazah Palsu!Penakita | SURABAYA – Temuan ijazah palsu yang dipakai untuk keperluan sertifikasi ternyata bukan pertama kali terjadi. Peristiwa serupa juga pernah dialami panitia Pendidikan Latihan Profesi Guru (PLPG) Rayon 142 Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) pada tahun 2008, saat masih gabung dengan Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Bahkan saat itu, pemalsu ijazah yang diketahui asal Mojokerto sempat diajukan ke pengadilan. “Pemalsuan ijazah Unipa memang cukup marak. Tahun ini saja sudah ditemukan 17 ijazah palsu,” papar Hartono, Wakil Rektor 1 Unipa.

Ditambahkan, pemalsuan ijazah ini diketahui saat mereka melakukan legalisasir. “Dari form ijazah sudah terlihat kalau palsu karena tidak ada M Wash dan blanko tidak ada securitinya. Selain itu stempelnya juga beda dengan yang asli. Apalagi setelah dilihat tanda tangan rektornya tidak sama,” ungkapnya.

Lebih lanjut Hartono menyatakan, kasus pemalsuan ijazah ini sulit ditelusuri lantaran para pelaku ini tidak dalam satu jaringan. Agar pemalsuan ini tidak merebak, khususnya untuk keperluan sertifikasi, Unipa berencana mengirimkan surat ke dindik kabupaten/kota setempat agar lebih cermat dalam meneliti berkas guru.

“Kami segera mengirimkan surat ke Kabupaten Sumenep, Sampang, Pamekasan, Bangkalan, serta Lamongan,” tandasnya.

Menurut Hartono, dari temuan 17 ijazah palsu itu, kasus yang terjadi di Magetan diketahui sudah ditindaklanjuti hingga ke pengadilan. Sedang kasus serupa yang terjadi di Sidoarjo hingga kini belum tuntas. ari

author