banner 468x60

Kebiasaan Ini Ternyata Bisa Bikin Awet Muda

399 views
iklan

sikat gigiPenakita | SURABAYA – Banyak cara untuk bisa hidup sehat, dan ujung-ujungnya seseorang bisa merasakan usia hingga sangat tua. Tak perlu melakukan hal yang susah, karena dalam sebuah penelitian hal ini bisa diraih dengan kebiasaan sederhana. Seperti apa itu?

Konsumsi sayur dan buah yang berwarna-warni. Sudah bukan rahasia lagi, kedua bahan pertanian dan perkebunan ini memberi banyak manfaat bagi kesehatan karena kandungan nutrisi, antioksidan dan gizi di dalamnya.

Konsumsi kombinasi keduanya secara rutin dalam sebuah penelitian akan menjauhkan seseorang dari penyakit kronik. Selain itu, kebiasaan ini juga memperlambat hormon tua, sehingga seseorang bisa tampak awet muda.

Konsumsi EPA dan DHA. Bahan asam keduanya merupakan kunci awet muda. Pasalnya, kadar EPA dan DHA yang tinggi dalam darah membuat seseorang memiliki risiko yang rendah untuk penyakit jantung dan laju penuaan kromosom yang lambat.

Rajin sikat gigi. Tak hanya dalam hal estetika, kurang rajin menggosok gigi akan meningkatkan risiko seseorang mengalami masalah kesehatan lebih serius. Hal ini dikarenakan bakteri dapat bertambah banyak dan memasuki aliran darah sehingga menyebabkan inflamasi dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Selain itu, kesehatan gigi yang buruk sering dikaitkan dengan banyak risiko penyakit kronis.

Konsumsi teh. Bukan sembarang teh, dalam hal ini teh hijau lebih direkomendasikan. Bahan yang terdapat di dalamnya dipercaya dapat memerangi sel kanker dan mengikis timbunan lemak berlebih, penyebab penuaan dini.

Menurut studi tahun 2010, teh hijau mengandung antioksidan epigalokatekin-3-galat (EGCG) dan kafein yang dapat membantu mengurangi berat badan hingga 1,36 kg dalam 12 minggu dan mengecilkan lingkar pinggang.

Banyak bergerak. Kurang bergerak berarti timbunan lemak seseorang semakin banyak. Selain itu, seseorang juga akan mengalami kehilangan massa otot yang mempercepat proses penuaan. Perubahan yang terjadi akibat umur pada otot dapat diperlambat dengan banyak bergerak aktif. adi

author