banner 468x60

Kebiasaan Tidur Siang dan Manfaatnya

400 views
iklan
Ilustrasi

Ilustrasi

Penakita | SURABAYA – Jangan sepelehkan jam tidur siang, dan jangan sekali-kali kegiatan ini hanya cocok untuk anak-anak. Karena dalam sebuah penelitian, kegiatan sederhana ini jika dilakukan rutin setiap hari akan memberi dampak positif pada hasil kerja dan kesehatan otak.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan ilmuwan di badan antariksa Amerika, NASA, awak astronot yang melakukan kegiatan tidur siang hanya 40 menit sehari akan meningkatkan kewaspadaan kerja hingga 100 persen. Sementara kegiatan tersebut juga meningkatkan performa hingga 34 persen.

Dalam hal kesehatan psikologis, tidur siang memberi manfaat relaksasi yang dapat menyegarkan pikiran. Hal ini juga dapat membantu mereka yang mengalami masalah gangguan mengatur jam tidur, atau yang biasa disebut narcolepsy.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan jurnal Sleep, hanya tidur selama 10 menit, seseorang dapat menghilangkan rasa kantuk sekaligus meningkat kinerja kerja. Sementara, tidur siang yang terlalu lama, semisal lebih dari 30 menit, justru akan berdampak buruk. Umumnya sering berakibat munculnya inersia, atau rasa pusing yang timbul usai tidur.

Menurut para peneliti, kebiasaan tidur siang sangat cocok untuk mereka yang berprofesi dengan tingkat kewaspadaan tinggi. Seperti penjaga malam dan sopir. Tidur siang rutin 20 menit dan secangkir kafein akan mengembalikan kewaspadaan dan kelelahan.

Sesuai penelitian yang dilakukan Sleep Medicine and Research Center bersama St. John’s Mercy Medical Center dan St. Luke’s Hospital di daerah St. Louis USA pada 2006, tidur siang dan konsumsi kafein berdampak besar pada kinerja pekerja dengan giliran kerja malam hari. Zat kafein dan tidur siang merupakan strategi jitu untuk meningkatkan kewaspadaan dan kinerja pada para pekerja shift malam. adi

author