banner 468x60

Kepala Daerah Jangan Bebani Dinas Pendidikan Target Kelulusan!

390 views
iklan

ujian-nasionalPenakita | JAKARTA – Dirjen Pendidikan Menengah Kementerian Pendikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Prof Dr Achmad Jazidie berharap para kepala daerah, baik gubernur maupun bupati/wali kota tidak memberi target kelulusan pada dinas pendidikan masing-masing. Memberi target tanpa didasari pada rasionalisasi pencapaian dengan melihat proses pembelajaran, lanjut Jazidie, justru akan mengganggu sistem pembenahan pendidikan untuk meningkatkan hasil ujian nasional (UN).

“Seringkali kita lihat kepala dinas pendidikan (Dindik) ditarget harus lulus sekian persen. Akibat berikutnya, kepala sekolah juga ditarget yang sama. Ini malah merusak, karena UN yang dilaksanakan tidak benar-benar mengukur sejauh mana tingkat pencapaian siswa,” tegas Jazidie.

Ditambahkan pula, keberhasilan pendidikan bukan diukur dari tingkat kelulusan UN. Tetapi harus dilihat dari proses pengembangan pada tingkat proses dan pembangunan fisik seperti Ruang Kelas Baru (RKB), termasuk kebijakan dalam peningkatan mutu pendidikan.

“Tugas Dindik di daerah itu adalah membuat program peningkatan mutu pendidikan. Bukan membuat target kelulusan. Sedang yang berkait kelulusan, serahkan pada Badan Standarisasi Nasional Pendidikan (BSNP),” tuturnya.

Diakui Jazidie, dari hasil analisis penyelenggaraan UN selama ini ada kecenderungan kepala dinas dipaksa pejabat setempat untuk mencapai target kelulusan. “Upaya pembenahan UN tidak hanya pada tingkatan teknis penyelenggaraan. Pembenahan mental pejabat yang selalu memaksakan target persentase kelulusan juga harus dibersihkan,” tandasnya. dde

author