banner 468x60

Keren, Ubaya-Perancis Kembangkan Produk Ekstraksi Buah Mangga

480 views
iklan

Foto-UbayaPenakita | SURABAYA – Satu lagi gebrakan inovatif dilakukan Universitas Surabaya (Ubaya). Kali ini, dengan menggandeng Pemerintah Perancis, yang diwakili Universitas La Rochelle Perancis, Ubaya mengembangkan penelitian produk ekstraksi buah mangga.

Alasannya, buah mangga merupakan produk agro primadona Jawa Timur. Produk ekstraksi ini akan diproduksi menggunakan DIC (Detente Instantance Controlle) Machine, buatan perusahaan asal Perancis. Penelitian dan pengembangan ini sendiri nanti dilakukan di Ubaya. Ke depan, hasil riset dan penelitian ini dijadikan standardisasi untuk pengembangan skala industri oleh pemerintah provinsi Jawa Timur.

“Buah mangga di Jawa Timur ini sangat melimpah, tapi masa tahannya tidak lama. Jadi banyak sekali buah yang terlalu tua lalu dibuang. Ini kan sayang sekali. Dengan menggunakan alat ini, buah mangga diekstraksi menjadi produk lain, tapi tak menghilangkan kandungan vitamin dan tekstur di dalamnya,” tutur Philippe Grange, Humas Pemerintah Perancis, kepada PENAKITA.com, Senin (29/4/2013).

Mesin DIC ini, lanjut Philippe, tidak saja dapat digunakan untuk ekstraksi buah mangga, tetapi juga untuk segala jenis buah, sayuran, bahkan ikan. DIC ini juga diunggulkan sebagai alat industri yang hemat energi. Wajar bila satu unit DIC berharga selangit, yakni Rp 2 miliar.

“Pemprov Jawa Timur ingin mengujicoba dulu alat ini, apakah kemampuannya benar-benar sesuai yang kami katakan. Tapi nanti Pemprov Jawa Timur hanya akan membeli tabung alatnya, tidak semua komponen. Komponen lainnya, katanya, akan dibuat di Indonesia sendiri. Dengan begitu harganya menjadi sedikit lebih murah, yakni Rp 1,5 miliar,” tandas dosen di Universitas La Rochelle Perancis ini.ika

author