banner 468x60

‘Kesusupan’ Joki, UNPK Tuban Masih Berjalan

497 views
iklan

joki unasPenakita | SURABAYA – Kabar keberadaan joki dalam pelaksanaan ujian nasional kejar paket (UNPK) paket C di Tuban yang telah diamankan aparat kepolisian membuat Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur, Dr Harun MSi MM terkejut. Bahkan, sesaat Harun sempat panik, dan segera menghubungi Kepala Dindik Tuban via telepon.

Dalam percakapan telepon tersebut, Harun memperoleh keterangan bahwa indikasi perjokian di Kabupaten Tuban, tepatnya di Pondok Pesantren Al-Najwa Desa Prambon benar adanya. Kepada wartawan selanjutnya Harun menjelaskan, dari 44 peserta UNPK asal Ponpes Al-Najwa, 20 di antaranya terindikasi sebagai joki.

Kendati demikian, Harun mengungkapkan, kebenaran fenomena itu masih dalam penyelidikan Dindik Kabupaten Tuban. “Tapi hingga kini hal itu masih belum bisa dibuktikan. Yang penting adalah UNPK-nya masih tetap berjalan,” tutur Harun ketika ditemui PENAKITA.com di kantornya, Rabu (17/4/2013).

Saat ini, beber Harun, Dindik Tuban bersama aparat kepolisian, dan pengawas perguruan tinggi (PT) melakukan penelusuran dan investigasi. Lebih jauh Harun melanjutkan, jika memang benar 20 siswa yang menggunakan joki terbukti bersalah, sanksinya sangat berat. Yakni dinyatakan tidak lulus atau ujiannya dianggap gagal.

“Kalau terbukti bersalah, ya mereka harus ikut ujian tahun depan. Sementara masalah jokinya, mereka diserahkan kepada pihak yang berwajib,” tandas Harun.

Sementara itu, Koordinator Pengawas PT Jawa Timur, Ali Mufie mengatakan, segera menerjunkan tim khusus ke Kabupaten Tuban untuk melakukan investigasi lebih jauh. “Kami memang baru saja dengar, tapi kami langsung menerjunkan tim investigasi,” pungkas Ali. ika

author