banner 468x60

Kisruh Pelaksanaan UN Melibatkan Pejabat Eselon I

120 views
iklan

Mendikbud2Penakita | JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhammad Nuh, menyiratkan keterlibatan pejabat eselon I dalam karut marut pelaksanaan ujian nasional (UN) SMA dan sederajat beberapa waktu lalu. Namun, Nuh menyatakan dirinya tak bisa memberi sanksi langsung pada pejabat yang bersangkutan.

Pasalnya, wewenang pencopotan pejabat eselon I sepenuhnya di tangan presiden. Meski begitu, mantan Rektor ITS ini menjamin siapa pun pejabat yang terlibat dalam kisruh UN dipastikan akan dicopot dari jabatannya apabila memang pelanggaran yang dilakukan sangat berat.

“Terkait personal, siapa pun yang terbukti melakukan kelalaian dalam bertugas, tentu akan diberi sanksi,” cetus Nuh.

Sanksi tersebut, lanjut Nuh, dari yang paling ringan berupa teguran tertulis sampai pencopotan jabatan yang bersangkutan. “Untuk pencopotan, ada yang bisa saya copot. Namun, untuk eselon I ada yang diangkat presiden, jadi harus presiden juga yang mengambil keputusan. Tidak bisa serta-merta saya yang melakukannya,” paparnya.

Seperti diketahui, Inspektorat Jenderal Kemendikbud telah mengantongi nama-nama pejabat Kemendikbud dan kalangan eksternal yang dipastikan terlibat dalam kisruh UN, terutama bagian pelaksanaannya. Sementara untuk masalah tender yang terindikasi korupsi, investigasinya masih berjalan. dde

author