banner 468x60

Konflik Internal Picu Keputusan Merger

361 views
iklan
SD Aisyiyah Surabaya

SD Aisyiyah Surabaya

Penakita | SURABAYA – Keputusan Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya untuk memerger SD Aisyiyah Surabaya dituding Kepala SD Aisyiyah Surabaya, Hari Wibowo sebagai titipan. Sebab, sebelum diminta merger, di internal sekolah tengah terjadi konflik dengan salah satu wali murid yang kecewa atas layanan pendidikan yang diterima.

“Kekecewaan wali murid ini juga tidak mendasar.  Sebab sebelum melapor ke Dindik, dia juga melapor ke Polsek dan Polda. Semua laporan itu ditolak karena lemah,” kata Hari kepada PENAKITA.com, Rabu (10/4/2013).

Atas laporan wali murid ini, Hari merasa dirugikan karena telah merusak nama baik sekolah yang dia pimpin. Dengan demikian Hari menggugat balik wali murid dengan materi pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan. Dari sini, lanjut Hari, Dindik ikut menengahi agar sekolah mencabut tuntutannya kepada wali murid.

“Pagi hari surat penutupan itu terbit, sore kami datang ke Kantor Dindik Surabaya. Oleh Kepala Dindik kami justru tidak diajak bicara tentang merger sekolah melainkan diminta untuk mencabut tuntutan,” ungkap Hari. ika

author