banner 468x60

Kota Mojokerto Kekurangan Guru Agama dan BK

573 views
iklan
Ilustrasi

Ilustrasi

Penakita | MOJOKERTO – Kota Mojokerto membutuhkan 21 orang guru dengan rincian 18 guru Agama dan tiga guru Bimbingan Konseling. Tenaga guru itu diperlukan untuk mengisi formasi sekolah di tingkat SD hingga SMA.

Informasi dari Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Mojokerto menyebutkan, paling banyak kekurangan guru di jenjang SD sebanyak 16 guru agama. Disusul satu kekurangan guru Agama di SMP, dan satu guru Agama SMA.
“Sebelum rekrutmen CPNS akhir tahun lalu digelar, kami sebetulnya sudah mengusulkan kebutuhan formasi guru Agama. Tapi ditolak,” cetus Miftahul Huda, Kepala Bidang Ketenagaan Dindik Kota Mojokerto.

Namun, lanjut Miftahul, kekurangan guru itu tak terjadi pada guru bidang pelajaran atau guru kelas di jenjang SD. Sebelum rekrutmen CPNS belum lama ini, Kota Mojokerto kekurangan sebanyak 44 guru. Namun jumlah itu sudah bisa tertutupi melalui rekrutmen CPNS yang baru selesai digelar, termasuk kekurangan enam orang guru Olahraga SD pun sudah terpenuhi.

Saat ini masih ada kekurangan tiga guru lagi untuk guru BK. Guru ini mendesak untuk pendampingan siswa di masa pendidikannya.

Ditekankan Miftahul, guru BK ini sangat dibutuhkan di tiga sekolah, yakni di SMKN 1 Mojokerto, SMPN 1, dan SMAN 2 Mojokerto. Idealnya, tiap guru BK hanya menangani 150 – 250 siswa. Namun sekarang ini, ada yang perbandingannya jauh lebih dari itu.

Kekurangan ini menunggu rekrutmen CPNS mendatang. “Selama ini, guru agama dan BK dicukupi oleh guru GTT,” pungkasnya. adi

author