banner 468x60

Kurang Tidur Bisa Hapus Memori Kita Lho

428 views
iklan

Penakita | SURABAYA – Jangan remehkan tidur malam. Karena dalam sebuah penelitian, hanya kehilangan dua jam tidur malam, bisa berakibat pada hilangnya beberapa memori dalam otak. Jika hal ini disepelekan, hal tersebut akan hilang selamanya.

Dikutip dari laman Dailymail, dalam sebuah penelitian yang dipresentasikan dikonferensi tahunan Society for Neuroscience, tidur wajar seseorang adalah 8 jam setiap hari. Lalu apa jadinya jika hal tersebut tak bisa terpenuhi setiap harinya?

Kekurangan tidur pada dasarnya akan memempengaruhi kinerja otak sebagai manajemen proses peletakan dan penyimpan kenangan. Hal ini kemudian akan memberi perbedaan dan berdampak pada hilangnya beberapa kenangan di otak.

Profesor Abel dan timnya dari University of Pennsylvania, ilmuwan yang terlibat dalam penelitian ini mengatakan, sesuatu yang sangat berarti di kehidupan modern adalah asupan cukup kebutuhan tidur, terutama di malam hari.

“Ini benar-benar penting, terutama untuk menjamin kinerja otak berjalan sebagai mana mestinya. Sehingga Anda benar-benar ingat dan mengkonsolidasikan apa yang terjadi pada aktivitas sepanjang hari yang telah Anda pernah lakukan,” paparnya.

Dia menambahkan, hal yang tak kalah penting adalah waktu yang sangat singkat akan memblokir konsolidasi memori.
Neil Stanley, salah satu ahli tidur terkemuka dari Inggris mengatakan, hal terpenting tentang tidur adalah memungkinkan otak untuk melakukan hal-hal yang terlalu sibuk untuk dilakukan pada siang hari.

“Tidur adalah waktu tenang yang memberikan otak waktu untuk beristirahat,” ujarnya.

author