banner 468x60

Kurikulum 2013 Sasar 102 Sekolah se-Indonesia

375 views
iklan

Penakita | JAKARTA – Sebanyak 102.053 sekolah di seluruh Indonesia dari semua jenjang pendidikan menjadi sasaran penerapan kurikulum 2013. Namun untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) hanya 30 persen sekolah dari seluruh SD di Indonesia yang dijadikan tempat pemberlakuan kurikulum 2013 tahap pertama.

Menurut Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Musliar Kasim, kriteria penetapan sekolah dilihat berdasarkan wilayah provinsi dan kabupaten/kota, jenis sekolah negeri dan swasta, ketersediaan guru dan sarana prasarana, serta status akreditasi. “Jadi memang tidak ada piloting. Semua kabupaten/kota harus melaksanakan kurikulum 2013,” kata Musliar, Selasa (12/2/2013).

Berdasarkan data yang diperoleh dari Kemdikbud, jumlah SD yang menerapkan kurikulum 2013 sebanyak 44.609 sekolah. Di  jenjang SMP sebanyak 36.434 sekolah dengan jumlah siswa kelas VII sebanyak 3.250.717 orang.

Sementara di jenjang SMA sebanyak 11.535 sekolah dengan jumlah siswa kelas X sebanyak 1.420.933 orang. Dan di SMK sebanyak 9.875 sekolah dengan jumlah siswa kelas X sebanyak 1.131.549 orang.

“Untuk negeri atau swasta sudah ada jumlahya proporsional. Tapi boleh saja diganti, tetapi jangan sampai menimbulkan kecemburuan kepada sekolah swasta andaikata mereka tidak mendapatkan,” tandasnya.

Seperti diketahui, penerapan kurikulum 2013 tahap pertama ini menyasar pada kelas I dan kelas IV jenjang SD. Di jenjang SMP hanya untuk kelas VII dan jenjang SMA/SMK hanya kelas X. Pelaksanaan Kurikulum 2013 akan diteruskan pada 2014 dan 2015.

author